BRI Manokwari Pastikan Tetap Beroperasi

MANOKWARI, papuabaratnews.co PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus berkomitmen untuk memberikan layanan perbankan prima bagi masyarakat Indonesia di tengah merebaknya Virus Corona.

Pimpinan Cabang BRI Manokwari, Rits J de Frestes, mengatakan, pelayanan kepada nasabah tidak akan terganggu sebab Provinsi Papua Barat masih dalam zona hijau atau belum ditemukan pasien yang positif terjangkit virus korona. Akan tetapi, metode pelayanan publik BRI tetap mengacu pada protokoler kesehatan sesuai arahan pemerintah yaitu menjaga jarak sosial antar sesama dan penggunaan masker saat memberikan pelayanan.

“Pelayanan sudah sesuai protokoler standar yaitu menggunakan masker, sarung tangan, dan mengatur jarak terkait dengan social distancing,” kata dia kepada Papua Barat News, Rabu (25/3/2020).

Selain di dalam kantor, sambung dia, pengaturan jarak fisik pun diterapkan di sejumlah lokasi mesin anjungan tunai mandiri (ATM). Dengan demikian, BRI Manokwari belum membatasi jam layanan kepada nasabah. BRI juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar dapat mengetahu perkembangan wabah Covid-19 di wilayah setempat.

“Jam layanan masih berjalan normal. Kalau di Merauke sudah batasi jam layanan,” tutur dia.

BRI, kata dia, terus memberikan edukasi pencegahan wabah Covid-19 kepada seluruh agen BRILink di area kerja BRI Cabang Manokwari. Selain itu, sosialisasi penggunaan transaksi elektronik kepada nasabah pun gencar dilakukan. Pola ini menjadi langkah efektif dalam mengikuti imbauan pemerintah pusat maupun daerah.

Jika ke depannya, ada salah satu karyawan BRI yang terkontaminasi Covid-19 maka pelayanan dialihkan ke kantor lainnya.

“Kalau ada maka pembatasan jam layanan diberlakukan mulai pukul 9.00 wit sampai pukul 14.00 wit, tetapi semua unit kerja tetap buka dengan sistem shift,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Corporate Secretary BRI Amam Sukriyanto menjelaskan, terhitung mulai 23 Maret 2020, untuk unit kerja yang berada di zona merah menetapkan jam layanan kas pukul 09.00 hingga pukul 14.00 waktu setempat dan jam layanan nasabah pada pukul 09.00 hingga 15.00 waktu setempat.

Amam juga menambahkan, masyarakat juga dapat memanfaatkan call center BRI di 14017 atau 1500017 sebagai alternatif layanan BRI.

Sebagai strategi untuk menghadapi kondisi sulit saat ini, BRI melalui sistem terpusat di Banking Command Center telah menyiapkan protokol Business Continuity Management.
Dalam hal mengelola operasionalnya, BRI juga telah melakukan pembagian pola bekerja dari ruma dengan porsi mencapai 70 persen.

Selain itu, split operation dan alternate site sebagai langkah mitigasi risiko operasional telah dipersiapkan dan diujicobakan.

Untuk meningkatkan proteksi dan perlindungan baik nasabah dan pekerja, BRI juga melakukan pengecekan suhu tubuh bagi setiap orang yang memasuki Kantor BRI. Upaya ini merupakan tanda kesiapan perusahaan dalam mengelola situasi krisis.

Tak ketinggalan, perusahaan juga menaruh perhatian terhadap kesehatan pekerja.

Sebagai informasi, layanan digital banking BRI seperti BRI Mobile, Internet Banking dan SMS Banking dapat dimanfaatkan masyarakat 24 jam kapanpun dan dimanapun. Selain itu, melalui jaringan ATM dan CRM yang berjumlah lebih dari 23 ribu unit di seluruh Indonesia dan 424 ribu Agen BRILink yang tersebar di 51.650 desa memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk bertransaksi. (PB15)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: