12 Kampung di Isim Akhiri BLT Bagi Warga

RANSIKI, papuabaratnews.co – Dua belas kampung yang berada di Distrik Dataran Isim bersepakat mengakhiri penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) kepada warganya guna merespon dampak pandemi Covid-19, yang bersumber dari dana desa.

Kepala Distrik Dataran Isim, Agus Iba menyatakan, penggunaan Dana Desa lebih tepat dikembalikan ke dalam program kerja kampung. Hal ini dimaksudkan agar pembangunan fisik, seperti pembangunan rumah warga, jalan kampung, dan kebutuhan dasar warga kampung lainnya dapat berjalan normal dan lebih kelihatan.

“Ini lebih bermanfaat daripada dibagi-bagi dalam bentuk BLT kepada perorangan yang dinilai tidak begitu bermanfaat untuk masyarakat kampung dalam jangka panjang,” ujarnya.

Kesepakatan itu, menurut Agus, diputuskan bersama pada pertemuan beberapa waktu lalu bersama tim pendamping kampung dari Kabupaten Manokwari Selatan.

Selain itu, kata Agus, warga menilai wilayah Distrik Dataran Isim termasuk daerah zona hijau Covid-19. Distrik Dataran Isim juga berada jauh dari keramaian dan transportasi umum, karena itu warga setempat jarang bepergian keluar dari distrik.

“Meskipun begitu, penerapan protokol kesehatan yang dianjurkan Pemerintah sudah maksimal dilaksanakan disini. Sehingga mereka bersepakat penyaluran BLT tahap dua tidak perlu,” terangnya.

Dia menyebutkan, warga menghendaki pemanfaatan dana desa difokuskan kembali ke program-program pembangunan kampung.

“Cukup tiga bulan ini mereka sudah dibiayai melalui BLT. Pencairan tahap berikutnya fokus ke program, tidak lagi untuk BLT Covid-19. Warga ingin bangun kampungnya,” paparnya.

“Warga menilai BLT itu tidak terlalu mendesak, kecuali ada kasus Covid-19 di daerah mereka. Karena itu mereka sepakat untuk fokus ke program-program sebelumnya,” pungkas dia. (PB24)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: