Aktivitas Perkuliahaan di Unipa Dihentikan Sementara

  • Dosen positif Covid-19

MANOKWARI, PB News – Universitas Papua (Unipa) Manokwari terpaksa menghentikan sementara seluruh aktivitas perkuliahaan dan akademik selama 14 hari atau dua pekan ke depan, terhitung sejak 1-14 September 2020. Penghentian aktivitas kampus ini setelah 4 orang di lingkungan kampus tersebut terkonfirmasi positif Covid-19. Salah satu diantaranya adalah dosen beserta istri dan dua orang lainnya.

Wakil Rektor I Bidang Akademik Unipa, Sepus Fatem mengatakan, Unipa telah menjadi salah satu klaster penyebaran Covid-19. Karena itu, penutupan sementara aktivitas kampus sebagai langkah percepatan pencegahan penyebaran Covid-19. Aktivitas kampus akan dibuka kembali setelah situasi kembali normal.

“Sesuai hasil rapat senat dosen pada Senin (31/8/2020), telah disepakati penutupan seluruh kegiatan kampus selama 14 hari terhitung sejak 1 September 2020,” ujarnya saat dikonfirmasi Papua Barat News melalui sambungan telephone, Selasa (1/9/2020) pagi.

Ia menuturkan, pihak kampus saat ini tengah melakukan koordinasi agar dosen tersebut yang juga merupakan salah satu pejabat teras secepatnya mendapatkan penanganan medis. Dosen beserta istri dan dua orang terdekat mereka terkonfirmasi positif dari hasil pemeriksaan swab.

“Dosen dan keluarga telah di swab dan hasilnya terkonfirmasi positif,” jelasnya.

Untuk sementara waktu, informasi perkuliahan dilakukan menggunakan platform digital seperti grup WhatApps. Pihak Unipa juga tengah menyiapkan konsep surat pemberitahuan resmi kepada Menteri Pendidikan terkait penghentian proses pembelajaran selama 14 hari.

“Kita sedang siapkan konsep surat untuk menyurati Menteri terkait situasi ini,” paparnya.

Meskipun proses belajar tatap muka dihentikan, namun perkuliahan tetap dijalankan melalui daring/online. Menurutnya fasilitas terkait pembelajaran daring/online telah siap.

Dikonfirmasi terpisah, Direkrur RSUD Provinsi Papua Barat, dr  Arnold  Tiniap membenarkan adanya kasus baru Covid-19 di lingkungan Unipa. Ia menuturkan, ada empat orang yang memiliki kontak dekat dengan dosen yang terkonfirmasi positif itu, dan tiga orang tersebut juga terkonfirmasi positif.

“Benar di Unipa telah ada 4 orang terkonfirmasi positif Covid-19,” imbuhnya.

Arnold melanjutkan, saat ini pihak rektor telah melayangkan permintaan dilakukannya pemeriksaan swab bagi 66 orang yang memiliki kontak erat dengan dosen tersebut mulai dari rektor, pembantu rektor dan seluruh panitia penerimaan mahasiswa baru. Berdasarkan data dari survelen sebanyak 90 orang di lingkungan Unipa akan diperiksa.

“Kita sudah menjadwalkan hari ini (kemarin, red) 66 orang sisanya esok (Hari ini) kita akan swab menggunakan PCR,” pungkasnya. (PB22)

**Artikel ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Rabu 2 September 2020

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: