Disiplin Jalankan Protokol Kesehatan

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Jumlah kasus positif Covid-19 di Papua Barat terus bertambah dan belum menunjukkan tanda-tanda penurunan setiap harinya. Hingga hari ini, total positif Covid-19 di Papua Barat mencapai 386 kasus.

Juru Bicara Pemerintah Provinsi Papua Barat untuk Percepatan Penanganan Covid-19 Arnoldus Tiniap mengatakan upaya pendisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan perlu dilakukan dengan lebih tegas mengingat perkembangan kasus tersebut masih tinggi.

Arnoldus mengutarakan perkembangan kasus Covid-19 di tiga daerah di Papua Barat yakni Kota Sorong, Manokwari dan Kabupaten Sorong masih cukup signifikan. Transmisi lokal di tiga daerah itu pun sudah cukup tinggi.

“Saat ini, di Papua Barat ada enam daerah berada pada zona hijau dan dua daerah kuning, tapi di sisi lain masih ada lima daerah zona merah,” sebut Arnold.

Ia merinci, enam daerah zona hijau itu antara lain Kabupaten Maybrat, Sorong Selatan, Tambrauw, Pegunungan Arfak, Manokwari Selatan dan Teluk Bintuni. Dua daerah zona kuning yakni Raja Ampat dan Kaimana.

Sedangkan lima daerah yang masih berada pada zona merah yakni Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Manokwari, Teluk Wondama serta Fakfak.

“Dari lima daerah merah ini, Kota Sorong, Manokwari dan Kabupaten Sorong patut menjadi perhatian. Penambahan kasusnya cukup tinggi dan belum ada tanda-tanda terjadinya penurunan,” ujarnya.

Dari perkembangan kasus yang dilaporkan kabupaten/kota kepada gugus tugas provinsi, kata Tiniap, transmisi lokal sudah cukup tinggi di tiga daerah tersebut. Gugus tugas setempat sudah berusaha maksimal namun belum didukung partisipasi masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan.

“Masyarakat masih cukup bebas beraktivitas tanpa protokol kesehatan, di pasar maupun tempat-tempat umum lain. Maka perlu tindakan yang lebih tegas agar disiplin,” katanya lagi.

Arnold mengutarakan, aktivitas transportasi antar daerah di Papua Barat sudah cukup lancar. Ia khawatir kasus Covid-19 di lima daerah merah menginfeksi delapan daerah lain yang saat ini berada pada zona hijau dan kuning.

“Teluk Bintuni semula kasusnya tinggi tapi akhirnya semua berhasil sembuh. Jarak Manokwari-Teluk Bintuni tidak jauh, apalagi Manokwari Selatan dan Pegunungan Arfak. Bukan tidak mungkin tiga daerah ini akan tertular dari Manokwari. Untuk itu perlu tindakan lebih tegas,” ucap Tiniap.

Konfirmasi positif Covid-19 di Papua Barat hingga Kamis sore (23/7/2020) tercatat sebanyak 386 kasus. Dari jumlah itu, 230 diantaranya sembuh dan lima meninggal dunia.

155 kasus di Kota Sorong

Jumlah pasien Covid-19 di Kota Sorong bertambah dua menjadi 155 orang menurut data terkini Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sorong Ruddy Rudolf Lakku di Sorong, Kamis (23/7), mengatakan pasien Covid-19 yang baru terdiri atas seorang lelaki 18 tahun di Kelurahan Klasabi dan seorang perempuan 51 tahun di Kelurahan Klawuyuk.

Ruddy menjelaskan pula bahwa jumlah pasien yang sembuh dari Covid-19 sampai sekarang total 71 orang dan pasien yang meninggal dunia karena penyakit itu sebanyak empat orang.

Ia menambahkan, saat ini pasien Covid-19 yang masih dalam penanganan tersisa 80 orang. Menurut dia, secara keseluruhan pemeriksaan sudah dilakukan pada 1.725 orang di Kota Sorong dan hanya 155 orang yang dikonfirmasi positif terserang virus corona penyebab Covid-19.

Ia mengemukakan bahwa penyebaran Covid-19 di Kota Sorong utamanya terjadi akibat transmisi lokal dan meminta warga disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk menghindari penularan penyakit tersebut.

“Penanganan dan pencegahan penyebaran virus corona adalah tanggung jawab kita bersama. Rajin cuci tangan, selalu gunakan masker, serta menerapkan pola hidup sehat demi melindungi diri dan keluarga,” kata dia. (ANT/PB1)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: