DKPP Imbau KPU dan Bawaslu Ikuti Aturan

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Republik Indonesia (DKPP) mengimbau kepada KPU dan Bawaslu di Provinsi Papua Barat, terkhususnya di 9 kabupaten yang menggelar Pilkada agar dapat mematuhi pedoman kerja serta aturan yang tertuang.

Sehingga, proses Pilkada dapat berjalan dengan baik sesuai ekspektasi masyarakat.

“KPU dan Bawaslu untuk mempedomani aturan serta mengindahkan kode etik,” ujar Ketua DKPP Prof Muhammad dalam acara ‘Ngobrol Etika Penyelenggara Pemilu dengan Media’ di Manokwari, Selasa malam (24/11/2020).

Dari segi potensi aduan kode etik, kata dia, penyelenggara pemilu di Papua Barat masuk kategori sedang artinya tidak terlalu mengkhawatirkan.

“Tidak tinggi (Aduan) tetapi kita tetap waspada,” kata dia.

Ia melanjutkan jumlah aduan terhadap penyelenggara pemilu yang diterima DKPP selama tahun 2020 terkait proses Pilkada serentak di Papua Barat sebanyak 12 aduan. Dan, amar putusannya terdiri dari 3 aduan diberikan teguran tertulis kepada pihak penyelenggara pemilu dan sisanya 9 aduan diputuskan untuk merehabilitasi nama pihak penyelenggara.

Secara nasional, perkara yang teregistrasi mencapai 155 aduan. Dari jumlah itu, perkara yang sudah diputuskan ada 101 dan masih dalam pemeriksaan sebanyak 54.

Persentase teradu (penyelenggara) yang diputus dalam persidangan oleh DKPP meliputi  pemberhentian tetap 15 persen, pemberhentian dari jabatan ketua 1 persen, pemberhentian sementara 1 persen, teguran tertulis 26 persen dan rehabilitasi sebanyak 58 persen.

Tim Pemantau Daerah DKPP Provinsi Papua Barat Napoleon Fakdawer menilai kehadiran DKPP secara perlahan mengubah cara pandang masyarakat di Papua Barat terhadap persoalan menyangkut Pilkada dan berdampak positif. Sebab, selama ini konflik Pilkada kerap terjadi di wilayah Papua dan Papua Barat.

“Ada proses edukasi yang terjadi. Masyarakat mulai mengerti bahwa ada proses pengaduan yang diikuti,” ucap Napoleon.

“Apalagi sekarang pendaftaran perkara ke DKPP bisa dilakukan secara online,” kata dia menambahkan. (PB15)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News edisi Rabu 25 November 2020

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: