Gubernur Dukung Program Penerimaan OAP Calon TNI AD

MANOKWARI, papuabaratnews.co Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan mendukung rencana penerimaan 1.000 putra/putri asli Papua untuk di didik menjadi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD). Menurutnya rencana penerimaan khusus bagi putra putri asli Papua telah disetujui oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD TNI AD) Jenderal Andika Perkasa di Jakarta.

“Kodam XVIII (18) Kasuari sedang merancang dan telah  disetujui oleh Kepala Staf Angkatan Darat untuk membuka formasi 1.000 orang untuk putra/putri asli  Papua untuk di didik menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI AD) di Kodam XVIII Kasuari,” ujarnya di Manokwari  Kamis pekan lalu.

Gubernur menyebutkan setiap daerah di 12 kabupaten dan 1 kota di Papua Barat akan mengirimkan sebanyak 100 pemuda/pemudi ijasah SMA/SMK sederajat untuk mengikuti tahapan seleksi di Kodam XVIII sebelum menjalani masa pendidikan lanjutan. Diakuinya alokasi anggaran untuk membiayai pendidikan 1.000 pemuda/pemudi yang dinyatakan lulus tidak hanya dibebankan kepada Mabes TNI AD semata namun Pemprov Papua Barat juga turut membantu.

“Kita provinsi dan kabupaten/kota juga mendukung pembiayaan selain dari  Kodam dan Mabes TNI, kita juga mendukung untuk kepentingan anak-anak Papua,” urainya.

Dominggus mengungkapkan sebanyak 1.000 pemuda/pemudi asli Papua  akan menjalani pendidikan sebagai calon Bintara (Caba) untuk kembali bertugas di Kodam XVIII Kasuari. Kerja sama ini dimaksudkan untuk menekan angka pengangguran pencari kerja di tiap kabupaten/kota yang ada di Papua Barat. Karena itu kuota bagi kabupaten/kota di Papua Barat sebanyak 100 pemuda dan pemudi dari setiap daerah.  Sehingga jumlah seluruhnya mencapai 1.300 orang yang kemudian menjalani seleksi sampai menjadi 1.000 orang.

“Kita akan dukung anak-anak kita di Papua Barat untuk menjadi Tentara Nasional Indonesia,” pungkasnya. (PB22)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: