HAKLI-Unicef Gelar Upacara Puncak Hari Anak

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) Provinsi Papua Barat bekerjasama dengan Unicef wilayah Papua menggelar upacara puncak lomba video pendek bertema “Yuk Peduli Covid-19” sebagai peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2020 di Manokwari, pada Kamis (23/7/2020). Acara ini dikemas dengan pembacaan dan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba tersebut.

“Upaya mendorong kreativitas anak-anak di wilayah Papua dan Papua Barat dengan kegiatan yang edukatif,” ujar Assisten II Sekretariat Daerah Provinsi Papua Barat, Melkias Werinussa, saat membacakan sambutan Gubernur Papua Barat dalam kegiatan tersebut.

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk di wilayah Papua dan Papua Barat, telah mengakibatkan pemerintah mengambil kebijakan menutup sekolah-sekolah. Dampaknya, aktivitas pendidikan anak di sekolah berjalan tidak maksimal.

Kondisi itu kemudian menginspirasi HAKLI dan Unicef bekerjasama meningkatkan kreativitas anak, serta mendorong serta menginspirasi anak-anak lain untuk peduli terhadap kesehatan diri dalam menghadapi ancaman penyebaran virus mematikan tersebut.

“Anak adalah aset kita untuk mampu menjadi pemimpin daerah ini ke depan sehingga kita perlu mendorong mereka untuk bisa kreatif sedini mungkin,” kata dia.

Sementara itu, Chief Field Office Unicef Indonesia wilayah Papua, Try Harysantoso melalui komunikasi secara virtual, menjelaskan, konvensi hak anak secara jelas tertuang dalam deklarasi Universal Hak Asasi Manusia dan UU RI Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM.

Konvensi hak anak juga mengatur bahwa setiap anak berhak mendapat dan mengetahui informasi yang bermanfaat, serta berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran dalam rangka pengembangan pribadi sesuai dengan minat, bakat dan tingkat kecerdasannya.

“Untuk itu, kegiatan lomba ini merupakan sarana yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan diri anak dan juga sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan lingkungannya di tengah pandemi Covid-19,” ujar Try.

Selain mengadakan kegiatan lomba video pendek, pihaknya juga mendorong pelaksanaan kegiatan pembelajaran dari rumah, baik secara online maupun offline demi menghindari ancaman penyebaran Covid-19 di kalangan anak-anak.

“Kami juga menekankan penerapan protokol kesehatan di sekolah yang tidak bisa menjalankan kegiatan pembelajaran secara online, seperti di kampung-kampung di wilayah Papua dan Papua Barat. Kita jaga anak-anak kita supaya mereka mendapatkan akses pendidikan dan Kesehatan yang memadai selama pandemi ini,” tegasnya.

Lomba video pendek yang melibatkan anak-anak di wilayah Papua dan Papua Barat tersebut dimulai sejak 11 Mei sampai dengan 31 Mei 2020 yang lalu.

Enam orang pemenang yang ditetapkan berdasarkan hasil penilaian juri yang terdiri dari unsur HAKLI dan Unicef, diberikan hadiah berupa uang dan piagam penghargaan yang diserahkan langsung oleh Assisten II Setda Manokwari dalam Acara Puncak tersebut.

Salah seorang peserta yang meraih Peringkat Harapan 1, Rachel Angeline Saragih merasa sangat gembira telah melibatkan diri dalam lomba tersebut dan berhasil keluar sebagai juara.

“Awalnya saya tidak menyangka bisa menjadi salah seorang pemenang dalam lomba ini. Saya merasa sangat bangga. Saya berharap agar teman-teman bisa mengambil hikmah dari kegiatan ini dengan tetap menjaga kesehatan diri dan menjadi contoh bagi anak-anak Indonesia dalam menghadapi ancaman Covid-19,” pungkasnya. (PB25)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: