Hasil Seleksi CPNS 2018 Diumumkan 30 Juli

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Pengumuman hasil seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2018 akan diumumkan secara serentak di Provinsi Papua Barat.

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan menyatakan pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan para bupati dan wali kota se-Papua Barat melalui video conference (vicon) di kantor Gubernur Papua Barat, Rabu (2/6/2020).

Gubernur Mandacan menyebutkan, semua pihak telah menyepakati bahwa  pengumuman hasil seleksi CPNS formasi 2018 akan dilakukan secara serentak pada 30 Juli 2020.

“Saya bersama seluruh bupati dan walikota se Papua Barat sudah sepakat waktu, 8 daerah sudah siap termasuk provinsi, untuk kita umumkan,” ujarnya.

Hanya saja kata Dominggus Mandacan, masih ada lima daerah yang belum selesai melakukan verifikasi data hingga saat ini. Menurutnya lima kabupaten tersebut akan diberikan waktu selama kurang lebih tiga minggu untuk menyelesaikan hasil verifikasi faktual data CPNS.

“Kita rencana jika semua data sudah siap, maka kita akan umumkan pada tanggal 30 Juli 2020, dan bagi mereka yang sudah mengikuti tes formasi 2018, agar bersabar hingga 30 Juli 2020 mendatang,” ujar Mandacan.

Lebih lanjut, Dominggus mengungkapkan ada tiga pilihan yang dibahas bersama bupati/wali kota se Papua Barat dalam rapat virtual itu, di antaranya pengumuman tetap dilakukan bagi 8 daerah dan provinsi, penundaan waktu pengumuman serentak sampai seluruh berkas persyaratan terpenuhi, dan diberikan waktu selama tiga minggu bagi 5 daerah yang belum lengkap untuk melengkapi berkas yang dibutuhkan.

“Kita sepakat untuk daerah yang datanya belum lengkap kita tunggu dulu agar diumumkan serentak. Pertimbangannya jika ada yang diumumkan belakangan maka akan ada riak-riak di kabupaten yang belum siap,” terangnya.

Dominggus menyebutkan waktu yang diberikan untuk 5 kabupaten untuk melakukan verifikasi data faktual data selama 3 minggu terhitung sejak 2 Juli 2020 sampai 23 Juli 2020.

Dia menuturkan verifikasi data faktual tersebut di antaranya pembagian prosentase 80-20 bagi orang asli Papua. Jika kuota 80-20 tidak terpenuhi maka tidak tertutup kemungkinan kuota OAP akan diisi oleh non OAP.

“Paling lambat akhir bulan Juli ini harus segera diumumkan,” terangnya.

Dia membeberkan sesudah pengumuman hasil seleksi CPNS formasi 2018 diumumkan akan dilanjutkan dengan lagi penerimaan CPNS formasi 2019 untuk tes pada September 2020.

Dominggus berharap agar masyarakat Papua Barat yang belum lulus pada seleksi CPNS formasi 2018 bisa kembali mengikuti seleksi CPNS formasi 2019.

“Bagi adik-adik, anak-anak pencari kerja yang kali ini belum lulus, atau belum tamat sekolah tunggu nanti pada CPNS formasi 2019, bisa mengikutinya,” pungkas dia. (PB22)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: