Juni 2020, Impor Papua Barat Naik Signifikan

MANOKWARI, papuabaratnews.coBadan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, nilai impor Provinsi Papua Barat pada Juni 2020 adalah 3,49 juta dolar AS. Jumlah ini mengalami peningkatan sangat signifikan yakni 909,87 persen (month to month/mtm), apabila dibandingkan dengan nilai impor periode Mei 2020 yang tercatat 0,35 juta dolar AS.

Secara tahunan (year on year/yoy), nilai impor juga meningkat sebesar 8253,57 persen (yoy) jika dibandingkan dengan periode Juni 2019 yang hanya 0,04 juta dolar AS.

“Ini naik luar biasa, hampir 1000 persen,” ujar Kepala BPS Papua Barat, Maritje Pattiwaellapia, saat menggelar konfrensi pers virtual, Senin pekan lalu.

Ia menerangkan, bahan bakar mineral (HS27) merupakan golongan barang yang memiliki nilai impor terbesar di Papua Barat pada Juni 2020, yaitu sebesar 2,83 juta dolar AS atau 81,10 persen dari total impor Papua Barat. Disusul mesin-mesin/pesawat mekanik (HS84) dan mesin/peralatan listrik (HS85) dengan nilai impor masing–masing adalah 0,48 juta dolar AS dan 0,17 juta dolar AS dengan kontribusi sebesar 18,66 persen. Sisanya sebesar 0,01 juta dolar AS berasal dari golongan perangkat optik (HS90), tembaga (HS74), dan mainan (HS95), barang-barang buatan pabrik (HS96), plastik dan barang dari plastik (HS39), dan lainnya.

Maritje melanjutkan, Australia merupakan negara asal impor terbesar, dengan nilai impor 2,83 juta dolar AS atau 81,10 persen dari total impor Papua Barat pada Juni 2020.

“Persentase 81,10 persen dari total impor Bulan Juni,” ujar Maritje.

Negara asal impor Papua Barat terbesar berikutnya adalah Italia, United Kingdom, dan Singapore, dengan nilai impor masing-masing adalah 0,23 juta dolar AS, 0,16 juta dolar AS, dan 0,15 juta dolar AS.

“Kontribusi ketiga negara tersebut mencapai 15,54 persen dari total impor Papua Barat,” ucap dia.

Perkembangan impor Papua Barat tahun 2020, terhitung sejak Januari sebesar 10,3 juta dolar AS meningkat menjadi 33,5 juga dolar AS pada Februari. Namun, pada Maret  impor Papua Barat terkoreksi sangat tajam menjadi 2,72 juta dolar AS. Impor kembali meningkat menjadi 3,00 juta dolar AS pada April dan turun pada Mei menjadi 0,35 juta dolar AS.

Data impor Papua Barat tersebut, hanya berasal dari golongan non migas. (PB15)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: