LAN Perluas Sosialisasi ke Distrik Masni

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2020 dan sebagai upaya program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika)di wilayah Kabupaten MANOKWARI, DPC Lembaga Anti Narkotika (LAN) Manokwari memperluas kegiatan sosialisasi ke Kampung Sambab, Distrik Masni.

Ketua DPC LAN Manokwari Sri Wijiati, mengatakan bahwa meluasnya penyebaran narkotika di wilayah Manokwari saat ini sudah sangat memprihatinkan. Untuk itu dibutuhkan kerjasama banyak pihak untuk menyelamatkan manusia dan generasi muda Papua Barat khususnya Manokwari, terhadap ancaman kehilangan harapan akan masa depan yang lebih baik.

“Di kampung-kampung, mungkin kita kurang mengalami hal seperti ini. Akan tetapi ini menjadi hal yang perlu diperhatikan agar bisa memberikan perhatian yang serius kepada anak-anak yang sedang menjalankan studi di kota. Kita tentu saja mengharapkan mereka untuk menjadi generasi yang baik yang mampu menjadi penerus,” ungkapnya.

Ia berharap, para orangtua dan pemimpin suku Dewan Adat 7 Wilayah sub suku Meyah (DA7WM) dapat menyelamatkan manusia, tanah dan seluruh kekayaan alam baik jika manusia yang menjaganya selalu sehat dan terhindar dari penyalahgunaan narkotika.

“Salah satu caranya adalah menghindari anak-anak atau generasi muda kita dari bahaya penyalahgunaan narkotika. Ini kita lakukan agar mereka memiliki usia yang panjang dan kondisi kesehatan yang selalu baik dalam menjaga tanah dan kekayaan alam yang kita perjuangkan hari ini,” terang perempuan yang biasa disapa Ati ini.

Lebih jauh ia menuturkan, selain ganja dan obat-obatan terlarang, penyalahgunaan lem fox dan aibon merupakan fenomena yang marak di wilayah Manokwari selama ini.

Menurut dia, zat kimia yang terkandung di dalam lem tersebut sangat besar pengaruhnya terhadap organ dalam tubuh pada setiap orang yang mengkonsumsinya.

“Bagaimana kita mau supaya anak-anak kita sehat dan bisa jaga kita punya tanah, kalau kita tidak perhatikan mereka punya pergaulan,” tutur dia.

Dirinya juga meminta kepada para kepala suku yang ada di 7 wilayah sub suku Meyah agar dapat menghimpun generasi muda Suku Meyah yang sekolah di kota dan memberikan bimbingan kepada mereka agar tidak terjebak dalam praktek penyalahgunaan barang terlarang tersebut.

Duta Milenial LAN, Berlian Rosalia Rumfabe pada kesempatan itu juga mengungkapkan bahwa harapan akan kehidupan generasi masa depan yang lebih baik sedang berada di pundak orang tua dan sesepuh masyarakat adat suku Meyah saat ini. Untuk itu, nasehat dan bimbingan merupakan hal yang penting dilakukan agar generasi muda tersebut mampu menjaga, merawat, melestarikan dan mengelola secara baik apa yang diperjuangkan 7 sub suku Meyah saat ini.

“Generasi yang baik akan tercipta dari didikan orangtua yang saat ini sedang menyiapkan mereka untuk mampu menjaga tanah, hutan dan alam Suku Meyah. Jangan sampai mereka terjebak dalam hal-hal yang merugikan diri mereka sendiri,” tegasnya.

Sementara itu Ketua DA7WM, Musa Mandacan menyatakan apresiasi yang tinggi kepada LAN Manokwari yang sudah membantu pihaknya untuk sadar dan peduli dengan generasi muda yang mereka miliki.

Dalam kesempatan itu, DPC LAN juga langsung mengadakan kerjasama dengan Suku Meyah melalui DA7WM untuk dapat menjalankan aktivitas LAN selanjutnya di wilayah suku tersebut. Kerjasama tersebut disimbolkan dengan penyerahan satu buah atribut LAN. (PB25)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: