PAD Menurun Sejak Adanya Pandemi Covid-19

MANOKWARI, papuabaratnews.coBadan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Manokwari mencatat sejak pandemi covid-19  Pendapatan Asli daerah (PAD) menurun.

Kepala Badan Bapenda, Muhammad Irwanto mengatakan, salah satu penyumbang terbesar bagi pendapatan daerah adalah dari pajak perhotelan. Namun ketika hotel-hotel maupun restoran yang berhenti beroperasi karena covid-19 beberapa waktu lalu sangat berdampak pada pendapatan daerah.

“Dimasa pandemi ini sangat berdampak untuk pajak restoran, hotel, hiburan, parkir dan reklame karena harus pendataan kembali. Itu pengaruhnya sangat besar untuk realisasi kita,” tuturnya kepada Papua Barat News, Selasa (18/8/2020).

Dijelaskan Irwanto, target awal PAD tahun ini sebesar Rp. 60.646.763.109. dan baru terealisasi per tanggal 30 Juni 2020 sebesar Rp. 20.364.664.768.

“Kalau bicara per semester, harusnya sampai Juni itu sudah terealisasi Rp. 30 Miliar. Karena pandemi ini, realisasi kita baru sekitar Rp. 20 Miliar, sekitar 60 persen. Efek pandemi ini sangat besar,” jelasnya.

“Tahun ini target awalnya Rp. 60 Miliar, dengan adanya recofusin turun menjadi Rp. 30 Miliar. Nanti kita lihat lagi sampai akhir Agustus dan awal September. Jika ada perubahan, maka kita ambil nilai tengah antara target awal dengan target recofusing sehingga bisa clear,” imbuh Irwanto

Kendati demikian, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin agar dapat mencapai target PAD yang telah ditetapkan.

“Insyaalllah, harus optimis capai target,” pungkasnya. (PB19)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: