Pemerintah Dorong Optimalisasi Potensi Kawula Muda

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Kawula muda menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Perubahan lanskap ekonomi, sosial budaya, dan politik menuntut sikap adaptif. Tanpa itu, sulit bagi para pemuda untuk menjawab beragam persoalan ke depan.

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengatakan, pemerintah daerah memandang penting peran strategis kawula muda di daerah ini dalam pembangunan. Karena itu, pemerintah daerah mendorong optimalisasi potensi kawula muda untuk menjawab persoalan-persoalan yang tengah dihadapi masyarakat.

“Pemerintah memiliki tanggung jawab besar dalam mengembagkan potensi yang dimiliki pemuda di daerah ini,” kata Gubernur dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten II Setda Provinsi Papua Barat Melkias Werinussa saat pembukaan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua Barat Tahun 2020 di Manokwari, Selasa (27/10/2020).

Menurut gubernur, untuk mewujudkan tujuan pembangunan nasional diperlukan pemuda yang sehat, cerdas, tangguh, mandiri, profesional, berjiwa kepeloporan dan kewirausahaan, serta berakhlak mulia, yang dapat meningkatkan potensi seluruh sumber daya yang ada di sekitar.

“Upaya menciptakan pemuda dengan kualitas tersebut bukanlah hal yang mudah,” kata dia.

Selanjutnya, gubernur mengungkapkan, dengan memperhatikan segala perubahan, perkembangan, kematangan dan tuntutan masyarakat terhadap peningkatan budaya hidup sehat dan prestasi olahraga, maka Pemerintah telah mencanangkan gerakan nasional dengan slogan memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat.

“Oleh karena itu, seluruh sumber daya yang ada harus dioptimalkan secara baik dengan memanfaatkan potensi dimensional yang dimiliki oleh pemuda saat ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut gubernur menyatakan,  olahraga dalam beberapa dekade terakhir ini telah menjadi sebuah industri bagi anak-anak dan pemuda yang berprestasi. Untuk itu secara kelembagaan, pemerintah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga memiliki tugas dan tanggung jawab yang cukup berat dalam pengembangan pemuda dan olahraga di daerah ini.

Menurutnya, tanggung jawab tersebut harus dijalankan mulai dari kelompok usia dini, remaja dan pemuda sehingga mereka dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan-kegiatan positif, produktif dan berprestasi baik di bidang kepemudaan maupun keolahragaan. Untuk itu sangat diharapkan adanya kintribusi dan pokok-pokok pikiran dari para Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga di seluruh Kabupaten/Kota dan Provinsi Papua Barat yang sinergis dan semangat.

“Ini selaras dengan tema Rakornis tahun ini yaitu Mengembangkan potensi pemuda dan mengangkat prestasi olahraga,” lanjut dia.

Dia berharap, melalui Rakornis tersebut akan muncul kesamaan persepsi dan interpretasi dalam menjabarkan serta menyusun program kegiatan secara terpadu, terkoordinasi dan terintegrasi agar dapat mengakomodir rancangan strategis pengembangan dan pembangunan kepemudaan dan olahraga yang sinergis dan merata sesuai dengan potensi di daerah masing-masing.

“Rakornis diharapkan mampu meminimalisir permasalahan yang terjadi dalam masyarakat baik yang menyangkut aspek fisik, emosional, moral dan kehidupan sosial serta meningkatkan dan mengembangkan sarana dan prasarana kepemudaan dan keolahragaan,” tuturnya.

Dikatakannya, Papua Barat sesungguhnya merupakan gudang atlit dan olahragawan yang potensial sehingga apabila dibina dan dilatih secara baik dan benar melalui perencanaan yang terpadu, terarah dan berkesinambungan maka  serta didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai maka akan mampu meraih sukses diberbagai cabang olahraga di berbagai event baik di tingkat regional, nasional maupun internasional.

“Jika seluruh potensi yang ada ini dikelola secara baik, maka para pemuda kita akan diperhitungkan dan disegani,” terang Gubernur.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua Barat Hans Ludewyjk Mandacan mengatakan, kegiatan Rakornis tersebut diselenggarakan untuk mensinergikan program-program kerja antara Kementerian Pemuda dan Olahraga, Dinas Pemuda dan Olahraga Papua Barat serta Dinas yang membidangi pemuda dan olahraga di Kabupaten/Kota se-Papua Barat.

“Kegiatan ini sebagai bentuk sinkronisasi program dari pusat hingga ke daerah,” ujarnya.

Disampaikannya, kegiatan tersebut seharusnya sudah dilaksanakan di Kabupaten Raja Ampat pada Maret 2020 yang lalu. Akan tetapi dengan adanya pandemi Covid-19 yang mewabah maka pelaksanaannya baru dapat dilaksanakan pada kesempatan tersebut.

“Jadi kita baru laksanakan hari ini. Kebetulan bertepatan dengan peringatan HUT Sumpah Pemuda,” tutup dia. (PB25)

**Artikel ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Rabu 28 Oktober 2020

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: