Pemkab Bintuni Kembali Terapkan PSBB

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni terpaksa kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama 14 hari ke depan, terhitung sejak 6 sampai 20 September 2020. Hal ini sebagai upaya mencegah penularan Coronavirus Disease (Covid-19) di wilayah setempat.

Dari rilis pers yang diterima awak media di Manokwari, keputusan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Teluk Bintuni Nomor 04/140/BUP-TB/IX/2020, menyusul Surat Edaran bernomor 04/135/BUP-TB/IX/2020 tanggal 31 Agustus 2020, tentang Tindak Lanjut Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Teluk Bintuni.

Surat edaran yang ditandatangani oleh Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw, ada 13 poin sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19 . Antaralain, akses keluar dan masuk Bintuni melalui jalur darat, ditutup dan hanya diberikan pengecualian bagi ASN, TNI, Polri, lembaga/instansi Pemerintah dan masyarakat umum yang akan melakukan perjalanan dinas resmi dan mendesak.

Kemudian, untuk pelaku perjalanan diperbolehkan keluar atau masuk, dengan catatan harus mengantongi surat tugas dan surat jalan dari atasannya. Jika ASN, harus ada surat dari Sekretaris Daerah, tentara harus mendapat izin Komandan Kodim, dan polisi diperbolehkan keluar atau masuk atas seizin Kapolres.

Sedangkan untuk masyarakat biasa, harus mendapatkan ijin dan surat jalan dari RSUD Teluk Bintuni, atau Puskesmas. Namun perjalanan masyarakat umum ini, hanya berlaku untuk mereka yang akan berobat ke luar Kabupaten Bintuni (rujukan berobat) atau sedang ada kedukaan. Jumlah kasus covid-19 di Teluk Bintuni mencapai 81 orang, 31 orang terpapar pada fase kedua dan 51 pasien sudah dinyatakan sembuh. (PBN)

 ***Artikel ini Telah terbit di Harian Papua Barat News Edisi Rabu 9 September 2020

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: