Penambahan Dua Kasus Positif Covid-19 di Wilayah Sorong

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Meskipun jumlah pasien sembuh Covid-19 di Papua Barat semakin meningkat, yang hingga Minggu (28/6/2020) mencapai 152 orang atau 64,4 persen, ternyata masih terjadi penambahan dua kasus positif baru yang berasal dari Kota Sorong dan Kabupaten Sorong.

Penambahan dua kasus positif Covid-19 itu pun menambah jumlah konfirmasi kasus positif di Papua Barat menjadi 236 orang.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19  Provinsi Papua Barat,  Arnoldus Tiniap membenarkan penambahan dua pasien positif  Covid-19 yang berasal dari wilayah Sorong itu.

“Hari ini dilaporkan ada penambahan 2 orang positif di Kota Sorong dan Kabupaten Sorong, sehingga total tercatat kasus positif Covid-19 yang terkonfirmasi di Papua Barat berjumlah 236 orang,” ujar Tiniap dalam keterangan resmi yang diterima Papua Barat News, Minggu (28/6/2020).

Arnoldus menyebutkan, sebanyak 2074 spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Balitbangkes Makassar, Sulawesi Selatan. Hasilnya 1838 negatif dan 236 positif.

“Sebanyak 21 orang meninggal terkait Covid-19, tapi hanya 3 orang meninggal terkonfirmasi positif Covid-19. Sisanya adalah PDP 16 orang, ODP 1 orang, dan OTG 1 orang,” terangnya.

Lebih lanjut, Arnoldus mengungkapkan data perkembangan Covid-19 Papua Barat hingga Minggu (28/6) yakni orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 2803 orang, orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 1246 orang, dan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 107 orang.

Arnoldus lalu meminta masyarakat Papua Barat untuk mulai beradaptasi dengan kebiasaan baru, berprilaku hidup sehat dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Kebiasaan baru atau perilaku baru, itulah protokol kesehatan, jangan anggap remeh ini. sebab, virus ini masih ada dan setia berdampingan dengan kita,” tegasnya.

Menurutnya, masyarakat harus bisa berprilaku hidup sehat dan menerapkan protokol kesehatan, karena prilaku ini menjadi kunci utama dalam menghadapi kehidupan normal yang baru.

“Menuju arah tersebut diperlukan dukungan kepatuhan masyarakat dan selalu mengikuti anjuran pemerintah dan protokol kesehatan yaitu tetap menjaga jarak dan selalu memakai masker saat beraktifitas. Juga, membiasakan kebersihan diri dengan selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktifitas. Terpenting konsumsi makanan yang sehat dan bergizi,” paparnya. (PB22)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: