Pengumuman CPNS Tunggu Optimalisasi Formasi

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Bupati Manokwari Selatan Markus Waran menyatakan pengumuman hasil seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Manokwari Selatan formasi tahun 2018, menunggu optimalisasi formasi yang sedang dikerjakan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat.

“Hasil pertemuan Gubernur dan para Bupati/Wali Kota se Papua Barat dengan Menteri PAN-RB sedang kita tindaklanjuti, yaitu dengan melakukan optimalisasi dan pemetaan pencaker untuk memenuhi kuota 80 persen untuk orang asli Papua (OAP),” ujar Bupati Waran dalam press conference di Ransiki, Kamis malam (13/8/2020).

Bupati Waran menerangkan, setelah optimalisasi dan pemetaan pencaker itu dilakukan, maka pihaknya baru bisa mengumumkan hasil seleksi CPNS Kabupaten Manokwari Selatan formasi 2018.

“Tentu sebelumnya kabupaten/kota yang belum mengumumkan berkoordinasi terlebih dulu secara berjenjang dengan Gubernur Papua Barat, dan nanti akan ada petunjuk lanjut dari Gubernur kepada para bupati/wali kota untuk dapat mengumumkannya,” jelas dia.

Terkait proses yang sedang berjalan itu, maka dia lalu menegaskan bahwa formasi ASN Kabupaten Manokwari Selatan hasil seleksi CPNS 2018 belum diumumkan dalam waktu dekat.

“Pengumumannya akan kami informasikan secara resmi, bila prosesnya sudah selesai,” tegasnya.

Bupati Waran meminta masyarakat (pencaker) untuk tidak terpengaruh dengan informasi atau bahkan isu-isu dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, karena hal itu hanya menciptakan konflik di tengah masyarakat.

“Jika itu sampai terjadi maka anda akan berurusan dengan pihak keamanan (polisi),” katanya.

Sebelumnya, Bupati Waran menyatakan Menteri PAN-RB sudah memberikan kewenangan kepada daerah untuk menentukan hasil seleksi penerimaan CPNS.

Hal itu disampaikan Bupati Waran usai dirinya bersama Gubernur Papua Barat bertemu Menteri PAN-RB di Jakarta, Jumat (7/8/2020).

Dia menuturkan, permintaan untuk daerah menentukan hasil seleksi ini direstui oleh Menteri PAN-RB mengingat aspirasi dari masyarakat asli Papua yang menolak hasil seleksi penerimaan CPNS formasi 2018, karena peserta yang lulus seleksi minim putra asli Papua. (PB1)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: