Polda Gelar Silaturahmi Politik untuk Pilkada Damai

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) serentak akan diselenggarakan pada 9 Desember 2020 mendatang. Untuk itu, berbagai upaya mulai dipersiapkan demi menciptakan momen Pilkada yang aman dan damai.

Setelah Focus Group Discussion tentang peran pemuda dalam Pilkada, Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat kembali menggelar silaturahmi politik bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh perempuan dan tokoh pemuda, pada Rabu (12/8/2020).

Wakapolda Papua Barat, Brigjen Mathius Fakhiri, dalam sambutannya mewakili Kapolda mengatakan, keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen masyarakat. Sehingga, pihaknya mengundang komponen-komponen penting dalam masyarakat agar mendiskusikan hal-hal penting demi terselenggaranya Pilkada yang aman dan damai di wilayah setempat.

“Itulah alasan kami mengundang tokoh agama, tokoh masyarakat, para kepala suku, tokoh pemuda dan tokoh perempuan dalam kegiatan hari ini,” ujarnya.

Dirinya berharap, masyarakat mampu memfilter setiap isu untuk menghindari konflik yang akan mengganggu jalannya Pilkada di sembilan kabupaten di Provinsi Papua Barat. Apabila hal itu tercapai, maka Pilkada serentak di Papua Barat akan lebih berkualitas.

“Dapat menyatukan persepsi kita dalam menjaga kamtibmas, sehingga pemimpin yang kita hasilkan pun menjadi pemimpin yang berkualitas dan mampu menjaga kita semua dengan damai,” ujarnya.

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menuturkan, tugas dan tanggung jawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban menjadi beban yang harus dipikul oleh seluruh pemangku kepentingan di daerah ini.

“Mari kita jaga keamanan dan ketertiban selama proses Pilkada ini, agar persatuan dan kesatuan sebagai modal membangun Indonesia, Papua, Papua Barat dan Manokwari sebagai ibu kota provinsi dan juga Kota Injil,” ujarnya.

Dalam setiap momentum pemilu, sambung dia, Papua Barat selalu dikategorikan sebagai daerah rawan. Oleh karena itu, perlu ada komitmen bersama untuk membalikkan predikat miring yang sering diberikan kepada Papua Barat.

“Jangan ada lagi yang seperti itu. Kita harus tunjukkan ke seluruh masyarakat bangsa ini, bahwa kita juga bisa mewujudkan Pilkada yang aman dan damai,” pungkasnya.

Sebagai informasi, kegiatan ini menghadirkan lima pemateri yaitu Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Kapolda Papua Barat, Kasdam XVIII/Kasuari Brigjen TNI Very Zein, Ketua KPU Provinsi Papua Barat Paskalis Semunya, dan Komisioner Bawaslu Provinsi Papua Barat Abraham Ramandey. (PB25)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: