Sorong Ditutup Jika Situasi Darurat

SORONG, papuabaratnews – Wali Kota Sorong Lambert Jitmau mengatakan akan menutup sementara akses masuk dan keluar Kota Sorong jika situasi tidak memungkinkan atau darurat virus Corona.

“Saya akan mengamati selama empat hari ke depan apabila situasi semakin darurat penyebaran virus Corona, maka saya akan keluarkan surat untuk menghentikan penerbangan dan kapal penumpang masuk maupun keluar kota Sorong selama satu atau dua bulan ke depan,” kata Lambert Jitmau di Sorong, Rabu (25/3/2020).

Dia mengatakan pembatas akses penerbangan dan kapal penumpang masuk ke kota Sorong dilakukan guna melindungi masyarakat dari penyebaran virus Corona yang terus bertambah di Indonesia.

Menurut dia, sebelumnya pemerintah daerah telah menyurati seluruh maskapai penerbangan agar tidak melayani orang asing yang masuk ke kota Sorong sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona.

Tim Satgas Penanggulangan Covid-19 kota Sorong melakukan berbagai hal seperti penyemprotan disinfektan di seluruh fasilitas umum, meskipun belum maksimal karena keterbatasan anggaran.

Ia menghimbau agar masyarakat kota Sorong tidak panik dan terus melakukan langkah-langkah pencegahan penyebaran virus Corona terutama menerapkan pola hidup sehat.

Diimbau tidak keluar rumah jika tidak ada urusan penting dan periksa kesehatan di Rumah Sakit atau Puskesmas apabila sakit dengan gejala  Covid-19.

“Saya harapkan kepada seluruh masyarakat kota Sorong agar hentikan seluruh aktivitas perkumpulan massa sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona,” ujarnya. (Antara)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: