Tim Voli Putra Papua Barat Gagal Beri Kado Ultah Kemenangan

JAYAPURA, papuabaratnews.co – Tim voli indoor putra Papua Barat gagal membawa pulang medali perunggu di babak perebutan juara 3 di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021, setelah kalah 3-0 dari Jawa Tengah. Kekalahan itu sekaligus gagal melengkapi perayaan Hari Ulang Tahun ke 22 Provinsi Papua Barat pada Selasa (12/10/2021).

Dilansir laman resmi PON XX Papua 2021, tim voli indoor Papua Barat yang bertanding di Gedung Olahraga Koya Koso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Senin (11/10/2021) terlihat bermain tidak seperti laga sebelumnya. Sementara tim Jawa Tengah (Jateng) yang diperkuat sejumlah pemain nasional bermain konsisten hingga set terakhir.

Di set pertama, Jawa Tengah menutup laga dengan skor 25-23. Sementara di set kedua dan ketiga 25-20 dan 25-23. Pertandingan pun berakhir dengan kemenangan Jateng 3-0.

Dengan kemenangan ini, tim putra Jawa Tengah berhak membawa pulang medali perunggu. Sementara Papua Barat hanya menempati ranking ke-4.

Pelatih Kepala Voli Indoor Putra Papua Barat, Sandra C. Mandosir mengatakan kondisi anak asuhnya memang tidak dalam kondisi prima. Hal itu disebabkan sering terlambatnya pengantaran makanan para atlet dari panitia.

“Anak-anak selalu makan jam 10 malam sehingga jam istirahat menjadi terlambat. Seharusnya kalau terlambat, panitia harus berkoordinasi dengan kami. Apalagi tempat tinggal kami jauh dari tempat penjual makanan. Jadi faktor ini yang sebabkan stamina anak-anak turun drastis,” kata Mandosir.

Ia berharap, apabila ada event bergengsi seperti PON, tuan rumah bisa lebih memperhatikan hal-hal seperti ini.

“Saya sebagai orang Papua ikut malu dengan pelayanan yang kurang memadai,” sambungnya.

Sementara Pelatih Kepala voli indoor putra Jawa Tengah, Moh Hajid mengatakan kerjasama tim yang membawa kubunya berhasil membawa pulang medali perunggu, meskipun target awal adalah emas.

Ia mengakui, tim Papua Barat sejak awal tampil sangat baik, namun bermodal sudah pernah bertemu sebelumnya, mereka  sudah mengetahui pola permainan mereka.

“Jadi kami sudah tahu pemain Papua Barat mana yang paling sering mendapat bola-bola spike, ditambah kami perkuat penerima bola pertama. Alhasil kami bisa mengatasi serangan mereka,” kata Hajid.

Hingga Senin (11/10/2021) pukul 23.30 WIT, Jawa Barat masih kokoh di puncak klasemen perolehan medali pada PON XX Papua 2021, dengan memperoleh medali sebanyak 244 yang terdiri dari 93 emas, 73 perak, dan 78 perunggu.

Sementara kontingen Papua Barat melorot dari posisi ke 29 hari sebelumnya ke posisi ke 30 klasemen perolehen medali dengan 10 perak dan 10 perunggu.  (RLS/PB1

 

**Berita ini Diterbitkan di Harian Papua Barat News Edisi Selasa 12 Oktober 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: