TNI dan Pers Harus Bersinergi Jaga Keamanan

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Media massa atau Pers merupakan lembaga komunikasi massa yang memiliki peran penting pada keterbukaannya informasi publik dalam mengawal pembangunan. Sebagai agen perubahan dan pilar keempat demokrasi, Pers diharapkan mampu mengedukasi masyarakat melalui pemberitaan yang membangun.

“Pers selain memiliki akselerasi pembangunan, juga mampu menciptakan serta menjaga situasi keamanan yang kondusif melalui pemberitaan yang membangun. Untuk itu, kita (TNI) perlu bersinergi dengan wartawan dalam menjaga keamanan di daerah ini,” kata Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVIII/Kasuari Mayor Jenderal TNI I Nyoman Centiasa pada agenda silaturahmi bersama insan pers di Manokwari, Jumat (16/10/2020). Kegiatan yang tergelar di Makodam XVIII/Kasuari itu, dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama Kodam dan sejumlah Wartawan nasional serta lokal, baik media cetak maupun elektronik.

Menurut mantan Komandan Jenderal Kopassus itu, wartawan di Papua Barat memiliki tantangan yang jauh berbeda jika dibandingkan dengan wartawan di Pulau Jawa. Untuk itu dibutuhkan kepiawaian lebih dalam meramu dan menyuguhkan sebuah pemberitaan. Apalagi, Pers memiliki kewajiban moral untuk ikut berperan dalam proses pembangunan.

“Ini berlaku juga bagi TNI. Kita butuh kepiawaian dalam menyikapi dimanika serta persoalan di Papua Barat. Kenapa? Karena secara umum, karaketeristik sosial masyarakat di daerah ini berbeda dengan daerah lainnya,” kata Panglima.

Diakhir sambutannya, perwira lulusan terbaik Akademi Militer (Akmil) era 90an itu, mengajak seluruh insan Pers dan TNI untuk bersinergi dalam mengawal keberlangsungan pembangunan dan keamanan di Papua Barat. Sebab, menurutnya, menyelesaikan permasalahan bangsa tidak bisa dengan hanya diharapkan pada satu pihak saja.

“Tidak boleh ada konflik antara Pers dan TNI. Kita harus bersinergi, karena untuk menyelesaikan masalah bangsa kita tidak bisa kerja sendiri. Pers memiliki peran dan kemampuan untuk mengawal itu,” kata Panglima.

Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Papua Barat, Bustam mengapresiasi dan berterimakasih atas upaya Kodam yang menggelar silaturahmi. Sebab, silaturahmi merupakan bentuk harmonisasi kinerja antara TNI dan Pers. Apalagi selama Kodam berdiri, pertemuan seperti ini tidak pernah ada sebelumnya.

“Pertemuan seperti ini baik untuk dilakukan, karena komunikasi semakin terbuka. Untuk itu, melalui silahturahmi ini, mari kita bangun harmonisasi. Jaga kekompakan, kebersamaan dalam memberikan informasi yang berimbang,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Panglima memberikan sebuah cinderamata sebagai kenang-kenangan berupa rompi tahan air kepada wartawan, untuk dikenakan selama menunaikan tugas-tugas jurnalistik.(PB13)

Artikel ini telah terbit di Harian Papua Barat News Edisi Senin 19 Oktober 2020

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: