Traffic Light Tidak Normal, Dishub Manokwari Telah Menyurati Provinsi

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Traffic light di beberapa titik di kota Manokwari tidak lagi berfungsi dengan baik. Bahkan ada yang tidak menyala sama sekali. Salah satunya di traffic light di area dealer Sinar Suri dan perempatan SMAN 1 Manokwari.

Mengingat kedua lokasi tersebut volume kendaraannya yang padat dan ramai setiap harinya, tentu membutuhkan perhatian serius. Kemudian ditambah dengan ruas jalan yang cukup sempit, tentu akan berbahaya dan bisa menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kelautan dan Perikanan Manokwari, Albert Simatupang menuturkan, pihaknya telah menyurat ke pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Dinas Perhubungan (dishub) Papua Barat.

“Kami menyampaikan permohonan kepada masyarakat terutama bagi pengguna jalan. Dimana beberapa bulan lalu sampai saat ini pengguna jalan sedikit terganggu kenyamanan dan ketertiban berlalu lintas di wilayah kota Manokwari khususnya di area Sinar Suri akibat dari traffic light yang terganggu,” ucapnya, Senin (31/8/2020).

Dijelaskan Simatupang, ada beberapa gangguan pada traffic light, dimana ada beberapa komponen alat yang sudah tidak berfungsi yakni RF penerima dan pengirim, kontrol pembantu dan kontrol utama.

“Komponen ini tidak dijual di Manokwari. Pengadaannya dilaksanakan oleh dishub provinsi, setelah kami koordinasi dengan pihak dishub, tahun ini ada pengadaan karena alat-alat yang rusak ini cukup mahal dan tidak ada di Manokwari. Untuk itu Dishub Papua Barat sudah menyampaikan bahwa tahun anggaran 2020 ini masih dalam proses pelelangan,” paparnya.

Untuk itu ia meminta kepada masyarakat untuk bersabar. Pihaknya juga telah melaporkan komponen apa saja yang rusak, mengingat traffic light di Manokwari dibangun oleh Provinsi.  Meskipun telah dihibahkan ke Kabupaten Manokwari tetapi mereka (provinsi) siap membantu kabupaten untuk biaya operasionalnya.

“Titik yang paling vital itu di area Sinar Suri, karena tingkat keramaian cukup padat. Semoga pengadaan dari provinsi ini bisa mengakomodir semua peralatan di traffic light yang rusak. Karena kami belum tahu apa saja pengadaannya, tetapi sudah kami laporkan,” kata Simatupang.

“Sebenarnya sudah dihibahkan ke kabupaten, tetapi karena kemampuan keuangan kami tidak bisa melaksanakan atau pengadaan. Provinsi sudah berjanji akan membantu Manokwari dalam operasional traffic light di Manokwari,” lanjutnya.

Adapun komponen beberapa komponen yang rusak yakni, Aki sebanyak 7 unit, RF pengirim dan penerima sebanyak 3 unit sedangkan kontrol pembantu yang harus diganti sebanyak 2 unit.

“Kontrol utamanya kami prediksi sudah rusak, jika kontrol utama sudah rusak, memang sama sekali tidak bisa menyala. RF sangat penting untuk mengatur merah kuning dan hijau,” tandasnya. (PB19)

**Artikel ini Sudah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Selasa 1 September 2020

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: