Dominggus Geram Pohon di Lapangan Borarsi Ditebang

MANOKWARI, PB News – Gubernur Provinsi Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan geram dengan tindakan penebangan pohon di Lapangan Borarsi Manokwari yang dilakukan atas instruksi dari organisasi perangkat daerah (OPD).

“Atas seijin siapa yang melakukan penebangan pohon. OPD terkait mana yang mana yang menebang pohon hal semacam tidak boleh dilakukan,” tegas Dominggus, Sabtu (17/3/2018).

Penebangan pohon tersebut sangat bertolak belakang dengan Papua Barat sebagai provinsi konservasi, sehingga tindakan penebangan pohon tidak boleh dilakukan tanpa berkoordinasi.

Dirinya pun meminta kepada OPD terkait agar segera melakukan ganti rugi penanaman kembali bibit pohon sebanyak 3 ribu.

“Saya minta OPD dinas terkait agar ditanam pohon ulang  kembali di sepanjang jalan lapangan Borasi Manokwari,” tegas dia.

“Jangan asal tebang saja tanpa adanya koordinasi jadi hal semacam tidak boleh terulang lagi kembali,” kata Dominggus menambahkan.

Menurut dia, proses tanam hingga perawatan pohon membutuhkan waktu yang panjang.

Perkembangan kota saat ini semakin cepat sehingga perubahan fungsi lahan untuk memenuhi kebutuhan hidup penduduknya meningkat. Tidak jarang lahan yang seharusnya digunakan menjadi ruang terbuka hijau (RTH) dikorbankan menjadi area permukiman, jasa serta perdagangan, pendidikan, rekreasi, fasilitas umum, dan infrastruktur lainnya.

Salah satu bentuk RTH adalah hutan kota yang berfungsi sebagai wadah untuk mengkonservasi keanekaragaman hayati di perkotaan.

“Pohon yang sudah ditanam harus dijaga dan lestarikan dengan baik. Apalagi Papua Barat dijuluki sebagai provinsi konservasi. Pohon masih bagus- baru ditebang, kalau mau tanam pohon ulang bisa tumbuh lagi sekitar 30 tahun lagi,” papar Dominggus.

“Jadi tidak ada alasan lagi, harus ganti 3000 pohon perintah sudah jelas harus dilaksanakan tanpa menunggu perintah, saya tunggu harus pohonya segera ditanam,” tegasnya.

Dominggus mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, mampu melestarikan lingkungan sekitar.

“Seluruh  masyarakat di Papua Barat harus menjaga alam agar tetap hijau dan lestari,” terang dia.

Dari informasi yang dihimpun, penebangan empat batang pohon di Lapangan Borarsi dilakukan oleh Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Manokwari. Penebangan dilakukan karena dinilai dapat mengancam pengguna jalan yang melintas daerah itu.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Olahraga, penebangan telah dikoordinasikan dengan Dinas Lingkungan Hidup, BPBD Papua Barat, dan pihak kelurahan setempat dengan harapan, setelah ditebang akan dilakukan reboisasi. (PB14)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: