AMFLORA Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku Pembacokan

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Angkatan Muda Flobamora (AMFLORA) Provinsi Papua Barat mendesak agar pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Amban segera menangkap pelaku pembacokan terhadap Edy Banu (27).

Dari pantauan awak media di lokasi, puluhan warga AMFLORA kembali mendatangi Polsek Amban, pada Rabu (16/9/2020), untuk mempertanyakan penyelesaian kasus yang menimpa salah seorang anggota mereka.

Wakil Ketua AMFLORA Papua Barat, Martin Funan, mengatakan, pihaknya akan terus mengawal kinerja kepolisian dalam menuntaskan kasus tersebut.

Sebab, selama ini banyak kasus serupa yang menimpa warga Flobamora di Manokwari kerap diabaikan tanpa ada kepastian hukum.

“Jika kasus ini tidak ditangani secara serius, maka kami akan turun dalam jumlah yang lebih besar,” ujarnya.

Menurut dia, kedatangan anggota AMFLORA tersebut lantaran pihak Polsek Amban berjanji akan menuntaskan kasus pembacokan terhadap Edy Banu kurang lebih 1×24 jam.

Dalam kesempatan itu, Kapolsek Amban, Iptu B. Limbong, menuturkan, pihaknya sudah berupaya untuk mencari dan menemukan identitas pelaku. Hanya saja pihaknya mengalami kesulitan karena korban tidak ada saksi kunci yang melihat langsung kejadian itu.

“Korban juga tidak mengenal pelaku. Hanya mengetahui ciri-ciri fisiknya saja,” ujar Limbong di Kantor Polsek Amban.

Menurut dia, sampai dengan saat ini pihaknya sudah memanggil beberapa orang yang dimintai keterangannya sebagai saksi. Akan tetapi tidak ada satupun dari saksi tersebut yang mengaku mengenal pelaku.

Dirinya juga sudah melaporkan kasus tersebut kepada Polres Manokwari sekaligus meminta bantuan dari pihak Polres untuk melakukan penyelidikan.

“Bagi kami, ini termasuk kasus sulit. Tapi kami akan menindaklanjuti sesuai prosedur kepolisian,” kata dia.

Sebagai informasi, peristiwa pembacokan itu terjadi ketika Edy Banu yang berprofesi sebagai tukang ojek sedang mengantar penumpangnya ke daerah Amban Pantai, Senin (14/9/2020), sekitar pukul 08.00 wit. Setibanya di Amban Pantai, penumpang tersebut mengeluarkan golok dan langsung membacok Edi pada bagian kepala hingga ke telinga kanan. Usai membacok korban, pelaku langsung melarikan diri.

Korban dibantu oleh seorang kerabatnya untuk laporan polisi, kemudian diantar ke Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Manokwari guna mendapatkan perawatan dengan 28 jahitan pada lukanya.(PB25)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: