Jelang Pengumuman CPNS, Polda Geser 2 SSK ke Mansel

RANSIKI, papuabaratnews.co – Polda Papua Barat menggeser sebanyak dua SSK (Satuan Setingkat Pleton) Brimob Polda Papua Barat. Pergeseran personel tersebut menjelang pengumuman CPNS di Kabupaten Manokwari Selatan.

Pergeseran personel ini dalam rangka kepentingan pengamanan Kamtibmas di Manokwari Selatan jelang pengumuman hasil seleksi penerimaan CPNS 2018.

“Kami minta bantuan dari Polda, untuk dalam rangka pengumuman hasil seleksi CPNS. Kami minta dua pleton yang hadir 67 person,” kata Kapolres Mansel, AKBP Slamet H. Termawud kepada awak media di Ransiki.

Kapolres mengungkapkan, puluhan personil Brimob itu akan bertugas di Mansel hingga selesai pengumuman hasil seleksi CPNS.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pengumuman hasil seleksi penerimaan CPNS formasi 2018 Kabupaten Mansel seharusnya dilakukan pada akhir Juli 2020, namun kemudian diundur lantaran belum tercapai kuota 80 persen untuk pencaker OAP

Guna memenuhi tuntutan 80 untuk pencaker OAP, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, didampingi Bupati Mansel Markus Waran, perwakilan anggota DPRD Mansel, perwakilan pencaker asal  Mansel, termasuk beberapa kepala daerah di Papua Barat bertemu langsung dengan Menteri Pendayagunaan Aparatus Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PAN-RB) di Jakarta.

Tiba dari Jakarta, para kepala daerah melalui instansi teknis terkait termasuk di Pemkab Mansel sesuai arahan Menteri PAN-RB harus melakukan beberapa hal. Pertama, terkait dengan bupati/Wali kota yang belum mengumumkan. Daerah dapat melakukan optimalisasi formasi 2018 dalam rangka pemenuhan orang asli Papua sebanyak 80 persen, wajib disertai dengan surat tanggungjawab mutlak yang ditandatangani oleh Bupati selalu pejabat pembuat komitmen (PPK).

Kedua, terhadap daerah yang belum mengumumkan diminta untuk segera memetahkan dan menyusun rancangan pemenuhan menjadi 80 persen OAP dari peserta yang mengikuti seleksi. Kemudian optimalisasi dan surat tersebut, disampaikan kepada Menteri PAN-RB dan kepala BKN Pusat.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya di Manokwari Selatan, untuk bersabar menunggu tahapan proses ini. Sehingga semua proses ini dapat berjalan dengan baik,” katanya. (PB24)

**Artikel ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Senin 24 Agustus 2020

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: