Rencana Pembangunan Kodim di Tambrauw Perlu Dievalusi

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Rencana pembangunan Komando Distrik Militer (Kodim) di wilayah Kabupaten Tambrauw perlu dievaluasi kembali oleh pemerintah daerah. Sebab, kehadiran Kodim dinilai akan menimbulkan ketakutan dan kecemasan bagi masyarakat di wilayah setempat.

Tokoh Masyarakat Adat Wempi Kambu, mengatakan, belum waktunya Kodim dibangun di wilayah Tambrauw. Karena, kehadiran Kodim justru menimbulkan rasa takut bagi masyarakat.

“Kami tidak menghendaki Kodim didirikan di Tambrauw, cukup di Manokwari, Sorong dan Teminabuan. Tambrauw tidak usah dibangun Kodim,” ujarnya saat dikonfirmasi Papua Barat News di Manokwari, Rabu pekan lalu.

Ia menjelaskan, wilayah Tambrauw merupakan salah satu kabupaten muda yang belum lama mekar. Rencana pembangunan Kodim di Tambrauw menimbulkan reaksi penolakan dari masyarakat.

“Jika terjadi sesuatu maka TNI akan sewenang-wenang kepada masyarakat. Hal ini akan membuat mereka ketakutan dan lari ke Sorong atau ke Manokwari,” terangnya.

Untuk itu, dia berharap agar Bupati Tambrauw selaku kepala daerah terlebih dahulu mendengar aspirasi dari masyarakat adat setempat.

Hal ini penting untuk menilai sejauh mana tingkat kebutuhan masyarakat Tambrauw dengan kehadiran Kodim.

“Bupati Tambrauw harus duduk dengan masyarakat dulu untuk membahas apakah memang dibutuhkan atau tidak. Bagi saya Polisi saja cukup untuk di Tambrauw,” pungkasnya. (PB22)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: