Setubuhi MSW AR Dituntut Tujuh Tahun

SORONG, papuabaratnews.co – Diduga melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan atau membujuk anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain, Abdulah Rumakat (24) dituntut 7 tahun penjara, denda 500juta, subsidair 6 bulan kurungan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejasksaan Negeri (Kejari) Sorong I Putu Sastra Adi Wicaksana, S.H.

Pria muda ini dituntut melanggar pasal 81 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun2014 tentang Perubahan Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Di dalam tuntutannya tersebut jaksa Sastra juga meminta kepada majelis hakim Donald Sopacua, S.H agar barang bukti berupa satu lembar Akta Kelahiran dikembalikan kepada pemiliknya yang paling berhak. Sedangkan dua lembar celana dirampas untuk dimusnahkan.

Mendengar tuntutan jaksa yang dibacakan pada persidangan Senin (7/8/2018) di PN Sorong, penasehat hukum terdakwa Iriani, S.H memohon keringanan hukuman.

Sidang kemudian dilanjutkan pekan depan dengan agenda putusan.

Pria yang bekerja sebagai nelayan ini menjalani persidangan lantaran menyetubuhi anak korban MSW yang masih dibawah umur.

Perbuatan bejad sang nelayan ini terjadi pada Sabtu 24 Maret 2018 sekitar pukul03.00 WIT.

Dengan rayuan mautnya anak korban yang masib dibawah umur menuruti kemauan terdakwa melakukan hubungan intim layaknya suami istri.(PB7)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: