KAKI Komitmen Majukan Pendidikan di Tanah Papua

MANOKWARI – Komunitas Aksi Kemanusiaan Indonesia (KAKI) berkomitmen untuk terus memajukan pendidikan di wilayah Papua dan Papua Barat. Komitmen tersebut diwujudkan dengan sejumlah program. Salah satunya adalah latihan penyegaran literasi awal bagi para guru yang digelar di Manokwari, Senin 10 Januari 2022.

Direktur Yayasan KAKI Erwan Cahyono mengatakan, kegiatan pelatihan tersebut didesain khusus bagi guru kelas awal dengan muatan keterampilan dasar seperti membaca, menulis dan mengucap. Hal tersebut dilakukan karena tiga keterampilan tersebut merupakan fondasi dalam skema bangunan pendidikan yang komprehensif.

“Jadi prioritas kita saat ini adalah materi bagi guru kelas 1, kelas 2 dan kelas 3. Sebenarnya materi ini sudah diberikan sebelumnya. Sehingga kita hanya buat penyegaran atau refresh. Tetapi kontennya tetap sama yaitu menguatkan anak dengan kemampuan membaca, menulis dan mengucap,” ujarnya.

Menurut Erwan, sebagai mitra Unicef, pihaknya menggandeng sejumlah trainer atau pelatih yang sudah bergerak melakukan pelatihan di wilayah Papua dalam beberapa tahun terakhir. Dengan demikian, para guru yang menjadi peserta pelatihan hanya menerima pengulangan materi dan bisa mempraktekkannya pada moment Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang kembali akan dilaksanakan.

“Karena PTM juga sudah mulai diberlakukan kembali. Jadi penting bagi para guru kelas awal disegarkan kembali dengan materi ini,” kata dia.

“Para trainernya juga siap karena sebelumnya sudah bekerjasama dengan Unicef,” lanjut Erwan.

Project Manager KAKI Tengku Rodan mengatakan, pada kesempatan tersebut pihaknya baru melibatkan para guru dari sepuluh sekolah di Kabupaten Manokwari. Selanjutnya akan dilakukan kegiatan serupa kepada para guru lainnya.

“Jadi kegiatannya kita desain dengan sistem zonasi. Untuk hari ini kita hanya libatkan sepuluh sekolah,” katanya.

Pelatihan Penyegaran Literasi Awal kepada para guru yang diselenggarakan Yayasan KAKI di Manokwari, Senin (10/1/2022). (Foto: PB New/Nanu Belang)

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Manokwari Martinus Dowansiba mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurut dia, program pemberdayaan seperti pelatihan literasi bagi para guru sangat membantu pemerintah dalam memajukan dunia pendidikan di Manokwari.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Karena kami sudah cukup lama bermitra dengan Unicef. Hanya saja beberapa tahun terakhir tidak berjalan karena ada kendala,” ujarnya ketika membuka kegiatan tersebut.

Martinus menyebutkan, sejumlah sekolah di Kabupaten Manokwari yang pernah diintervensi oleh Unicef telah berkembang cukup baik dalam hal literasi. Oleh karena itu, dia berharap agar kegiatan serupa terus dijalankan agar gerakan literasi dasar menjadi lebih baik di kemudian hari.

“Kami berharap agar ke depannya kita dapat membangun kemitraan yang baik dengan Yayassan KAKI ini. Karena semua ini untuk kemajuan sumber daya manusia di wilayah kabupaten ini,” ujarnya.

Adapun kegiatan pelatihan penyegaran literasi awal kepada para guru tersebut menghadirkan tiga pemateri yaitu Yolis Bura, Yosep Werang dan Musdalifah. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: