Bantuan UMKM Disalurkan Bulan Depan

MANSEL, papuabaratnews.co – Kabar gembira bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Manokwari Selatan. Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Mansel memastikan akan menyalurkan bantuan peralatan pada Februari 2021.

Hal ini diungkapkan langsung Kepala Dinas Perindagkop Mansel, Syahrial Base saat ditemui Papua Barat News, Rabu (20/1/2021).

“Bantuan yang pertama itu untuk Koperasi Eber Sut. Bantuan tersebut berupa peralatan pengolahan pembuatan coklat batangan. Selain itu, ada bantuan untuk beberapa kelompok di antaranya, pembuatan kripik pisang, kripik keladi, dan alat penepung, baik itu tapioka, singkong atau jagung. Kemudian ada juga bantuan peralatan untuk kelompok pembuatan abon,” tuturnya.

Dia meneerangkan, semua bantuan tersebut akan disebarkan kepada kelompok UMKM di Distrik Ransiki, Oransbari dan Momiwaren.

“Peralatan ini tidak diserahkan ke perorangan karena menang diperuntukan bagi usaha kelompok. Kelompok usaha itu tersebar di Ransiki, Oransbari dan ada juga di Momiwaren. Kelompok usaha ini sebenarnya tersebar di semua distrik. Tapi karena peralatan-peralatan ini membutuhkan tenaga listrik, bukan manual. Karena itu kita didistribusikan di daerah-daerah yang sudah memiliki pasokan listrik yang memadai,” ungkapnya.

Disinggung terkait anggaran dari peralatan bantuan tersebut, kata Syahrial, pihaknya menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2020 yang bersumber dari Kementerian Perdagangan.

“Jadi ini bukan belanja modal yang jadi aset, tapi ini untuk dihibahkan. Ini dari DAK nilainya hampir Rp700 juta dari Kementerian Perdagangan,” terangnya.

Dia menambahkan, Disperindagkop masih terkendala anggaran guna memberikan pelatihan pemanfaatan bantuan peralatan tersebut.

“Rencana pelatihan memang ada tapi terkendala anggaran. Sebenarnya yang lalu sudah ada, tapi karena pandemi Covid-19, maka ada anggarannya ikut terpangkas. Jadi kalau bisa memang diharapkan kelompok usaha yang menerima bantuan sudah sedikit memahami penggunaan peralatan yang diberikan. Selain itu, pembinaan bagi pelaku usaha ini harus berlanjut. Sehingga bantuan peralatan ini tidak mubasir,” paparnya.

Dia kemudian berharap, melalui bantuan peralatan yang diberikan, bisa membantu perputaran ekonomi daerah.

“Filosofi pemerintah memberikan bantuan itu dalam rangka meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha. Yang pada akhirnya perekonomian daerah bisa bergerak,” tukasnya. (PB24)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Kamis 21 Januari 2021

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: