Cakupan Vaksinasi di Mansel Masih Rendah

RANSIKI, papuabaratnews.co – Sekda Manokwari Selatan (Mansel) Hengky Tewu menyebutkan, sampai saat ini cakupan vaksinasi di Mansel masih tergolong rendah. Hal tersebut diutarakan Tewu, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Ransiki, Jumat (10/9/2021).

“Kalau untuk dosis pertama 25,8 persen. Sementara untuk dosis kedua 16 persen,” tuturnya.

Tewu menuturkan, jumlah vaksin bukan kendala utama minimnya cakupan vaksinasi di Mansel.

“Kemarin baru masuk lagi 1.000 dosis vaksin Sinovac. Jadi mungkin sekarang masih ada 900 dosis. Jadi pasokan vaksin ini bukan kendala kita. Kita harus upayakan soal kesadaran masyarakat untuk mau divaksin,” ujarnya.

“Selain sosialisasi masif, kita juga akan sasar kalangan yang sadar dengan manfaat vaksin, biar nanti dari mereka bisa bantu sosialisasi kepada yang lain,” katanya menambahkan.

Disinggung terkait kasus aktif, Tewu memaparkan, sampai saat ini tinggal 8 kasus aktif di Mansel. Menurunnya kasus aktif di Mansel, ditekankan Tewu, jangan menjadi alasan masyarakat lengah dengan pandemi ini.

“Kasus kita turun jauh, tapi tidak boleh juga kita bangga dengan penurunan kasus. Karena bisa saja karena testnya rendah. Jadi tetap protokol kesehatan itu harus dijaga,” tukasnya. (PB24)

 

**Berita ini Diterbitkan di Harian Papua Barat News Edisi Senin 13 September 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: