Dinkes Pasok 200 Kelambu ke Rindam XVIII Kasuari

MANSEL, papuabaratnews.co – Dinas Kesehatan Mansel memasok 200 kelambu ke Rindam XVIII, akhir pekan lalu. Pasokan kelambu tersebut merupakan sisa dari stok yang dibagikan ke masyarakat umum Oktober 2020 silam.

“Kelambunya sudah diantar ke Rindam akhir minggu lalu. Kepala seksi yang mengantarnya sendiri. Itu sisa dari stok kelambu yang kita salurkan ke masyarakat umum pada Oktober 2020,” kata Kepala Bidang Program Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari Selatan, Mimi Inden saat ditemui Papua Barat News di ruang kerjanya, Ransiki, Senin (22/3/2021).

Dia mengutarakan, program penyaluran kelambu bagi masyarakat umum merupakan kebijakan pemerintah pusat guna mencegah penyakit malaria.

“Ini program setiap tiga tahun. Langsung dari pemerintah pusat pasok ke kita,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, untuk wilayah Mansel mendapat jatah sekitar 12 ribu kelambu.

“Kita salurkan melalui fasilitas kesehatan di enam distrik yang ada. Semuanya sudah tersalur,” ungkapnya.

Dia berharap, dengan adanya bantuan tersebut, bisa menurunkan resiko penyebaran penyakit malaria di wilayah berjuluk segitiga emas tersebut.

“Kita sekarang fokus di Covid-19, tapi tidak boleh lupa juga dengan penyebaran penyakit lainnya. Kelambu ini bisa menurunkan resiko terjangkit malaria. Jadi kita harap setiap program yang diambil Pemerintan Pusat dan Pemkab Mansel melalui Dinkes bisa menyentuh dan bermanfaat bagi masyarakat umum,” pungkasnya. (PB24)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Selasa 23 Maret 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: