Pangdam Minta Hindari Pungli Penerimaan Dikmata

RANSIKI, papuabaratnews.co – Panglima Kodam XVIII Kasuari I Nyoman Cantiasa mewanti-wanti jajaran Rindam XVIII Kasuari untuk menjauhi paraktek pungutan liar (pungli) dalam penerimaan peserta Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata).

Bahkan, Pangdam mengancam akan memecat oknum di tubuh Rindam apabila kedapatan melakukan prakter pungli.

“Tidak boleh main-main saat tes seleksi. Kalau ketahuan oknum yang main mata, selesai. Termasuk calon siswanya ditarik,” katanya saat memberi arahan kepada pejabat serta para pelatih Rindam XVIII Kasuari, di Makorindam, Distrik Momiwaren, Sabtu 10 April 2021.

Pangdam menegaskan, setiap tahapan masuk sebagai siswa Dikmata sama sekali tidak dipungut biaya. “Pendidikan tentara di Rindam itu gratis. Tidak ada yang bayar,” jelasnya.

Pangdam berharap, jajaran pejabat serta para pelatih di Rindam XVIII bisa bersikap profesional dan menjauhi sifat materialistis.

“Jangan memaksakan setiap bulan dapat sekian. Tidak usah. Uang yang didapat dengan cara yang tidak halal, akan hilang dalam sekejap,” kata Pangdam.

Lanjut pria asa Bali tersebut menuturkan, dengan besaran gaji serta tunjangan, seharusnya sudah bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari.

“Tunjangan pelatih itu lumayan besar. Jadi itu dicukupkan untuk kebutuhan sehari-hari. Jangan ada pungli,” tegasnya.(PB24)

**Artikel ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Senin 12 April 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: