Program Pelatihan Disnakertrans Terkendala BLK

RANSIKI, papuabaratnews.co – Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Manokwari Selatan Yulis Imbiri mengatakan, tahun ini Disnakertrans memprogramkan beberapa pelatihan kerja bagi masyarakat di daerah tersebut.

Sayangnya, anggaran DAK yang diusulkan ke Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) masih terkendala tidak tersedianya Balai Latihan Kerja (BLK) di daerah yang dihuni sekitar 48 ribu jiwa tersebut.

“Jadi ada pelatihan mobiler, perbengkelan, mesin baik yang roda dua maupun kapal johnson. Kita sudah usulkan ke pusat, namun ada beberapa hal yang harus kita benahi termasuk gedung BLK. Sebelum itu juga harus ada PNS yang ambil bagian dalam pelatihan,” ungkapnya kepada Papua Barat News, Selasa 13 April 2021.

Dia menjelaskan, Disnakertras belum membangun koordinasi dengan Pemda Mansel terkait anggaran pembangunan BLK. Pasalnya, untuk pembangunam BLK membutuhkan anggaran yang cukup besar.

“Kita belum kordinasi dengan Pemda, karena anggaran pembangunan BLK cukup besar. Kemarin dari pusat sampaikan, sekecil apapun (BLK) harus ada,” ujarnya.

Lanjut dia, sebagai solusi atas keterbatasan anggaran itu, Disnakertrans Mansel tengah berupaya berkoordinasi dengan beberapa tokoh masyarakat untuk meminjam gedung yang nantinya dijadikan BLK.

“Kemarin kita sudah mencari di Oransbari tapi belum dapat. Saat ini kami sedang coba mencari di Ransiki. Kalau dapat, kami akan langsung membentuk pengurusannya di dalam. Kalau kontrak kita tidak ada biaya, mungkin kita pinjam dulu,” terangnya. (PB24)

**Artikel ini Telah Diterbitkan di Harian Papua Barat News Edisi Rabu 14 April 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: