Belum ada Inisiatif Perusahaan Melaporkan RKL dan RPL

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Hingga kini belum ada inisiatif dari perusahaan atau pelaku usaha yang memberikan laporan terkait rencana pengelolaan lingkungan (RKL) dan rencana pemantauan lingkungan (RPL).

Kepala Seksi Dokumen dan Pengawasan Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Manokwari, Erni Bandaso mengatakan, tahun kemarin rekomendasi yang telah dikeluarkan bagi pelaku usaha, baik itu Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL), Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH) dan Analisis mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Adapun rekomendasi yang telah dikeluarkan untuk Amdal baru satu perusahaan yakni PT. SDIC, sedangkan untuk UKL-UPL dan DPLH sekitar 20 pelaku usaha.

Lanjut Erni, rekomendasi tersebut tidak putus sampai disitu. Seharusnya pelaku usaha musti taat terhadap dokumen yang diurus. Karena rekomendasi yang terbit bahwa setiap keluar rekomendasi per enam bulan harus memasukkan laporan RKL dan RPL.

“Kenyataannya pelaku usaha justru tidak pernah menyampaikan itu (laporan),” jelasnya, saat di temui Selasa (12/1/21).

Erni menyebutkan, sejauh ini sanksi yang diberikan masih sebatas sanksi tertulis.

“Setelah diberikan sanksi lalu mereka mulai bergerak, tetapi kesadaran dari mereka tidak pernah ada untuk memberikan laporan itu. Direkomendasi yang kami keluarkan sudah jelas,” terangnya.

Terkait rekomendasi yang telah di keluarkan di awal tahun ini, kata Erni sejauh ini belum ada pelaku usaha yang mengajukan rekomendasi. Dirinya mengakui bahwa pihaknya belum melakukan sosialisasi. Namun jika pelaku usaha akan membangun suatu usaha tertentu harusnya sudah tahu apa saja yang harus di lengkapi.

“Prosedur untuk keluarnya rekomendasi, untuk UKL-UPL dari pihak pemrakarsa atau perusahaan harus menyiapkan dokumen lingkungan. Dokumen tersebut disusun oleh pihak pemarakarsa dibantu konsultan. Kami hanya memfasilitasi saat melakukan rapat atau pemeriksaan dokumen tersebut hingga dokumen tersebut fix untuk selanjutnya dikeluarkan rekomendasi,” tandasnya. (PB19)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Rabu 13 Januari 2021

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: