Bupati Tegaskan Tidak Ada Penutupan Pusat Perbelanjaan

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan menegaskan, tidak ada penutupan pusat perbelanjaan dan pasar tradisional.

Ia mengungkapkan, pusat-pusat perbelanjaan, hingga saat ini masih berjalan normal. Pihkanya akan melakukan penyemprotan desinfektan di pusat-pusat perbelanjaan serta pasar-pasar tradisional.

“Kita membuat jadwal untuk penyemprotan. Hanya disemprot saja, tidak ada yang ditutup,” tegasnya saat dikonfirmasi awak media, Kamis (26/3/2020).

Menurut Demas, pusat perbelanjaan merupakan pusat perekonomian masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan kebutuhan makanan. Untuk itu, pihaknya tidak akan menutup pusat perbelanjaan di Kabupaten Manokwari.

“Karena kalau ditutup, kita semua mau makan apa. Saya juga beli dari pasar,” tegasnya.

Demas juga memastikan stok logistik di Manokwari aman. Sedangkan untuk gula, kata Demas, tidak hanya di Manowkari melainkan seluruh Indonesia mengalami kelangkaan gula pasir.

Selain itu kata Demas, dirinya telah mengusulkan kepada Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan untuk menutup pelabuhan dan bandara Rendani.

“Untuk penutupan pelabuhan dan bandara kita usulkan ke pak gubernur. Saya sudah usulkan, selanjutnya menunggu keputusan dari gubernur,”  jelasnya.

“Hari ini saya hadir disini (pelabuhan) untuk penumpang yang tidak ber KTP Papua Barat, tidak boleh turun. Bagi anak-anak yang tidak memiliki KTP, harus mencantumkan kartu keluarga harus ada identitas,” sambungnya.

Aktivitas pelabuhan dan bandara yang ditutup khusus untuk mobilitas penumpang, bukan untuk barang logistik dan lainnya. Demas juga menegaskan pihaknya akan memberikan sanksi tegas bagi pedagang yang menaikkan harga secara sepihak.

“Akan ditindak, dan dalam pengawasan. Saya minta kepada masyarakat supaya perlu kesadaran, jangan berkumpul banyak orang, jangan jalan-jalan kalau tidak ada kepentingan yang mendesak. Karena virus ini menyebar lewat orang. Kita harus disiplin diri supaya aman. Karena kalau ada satu saja yang positif maka semua akan menjadi korban,” tandasnya. (PB19)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: