Kampung Meniy Gelar Debat Kandidat Calon Kepala Kampung

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Salah satu kampung lokal di Distrik Warmare yakni Kampung Meniy menggelar debat kandidat bagi tiga kandidat calon kepala kampung, sekaligus penyampaian visi dan misi, bertempat di Balai Kampung Meniy Distrik Warmare, Kamis 10 Juni 2021.

Ketiga bakal calon Kepala Kampung yang akan bertarung dalam pemilihan serentak pada 24 Juni 2021 yakni, Isay Herson Indow, Mesiani Indow dan Yuli Indow.

Penyampaian visi-misi pertama disampaikan oleh calon kandidat nomor urut 1, Isay Herson Indow. Dalam visinya jika terpilih menjadi kepala kampung akan mempersatukan masyarakat dan mengutamakan kepentingan masyarakat dan program di kampung dari berbagai aspek manapun.

Sedangkan misinya, menata struktur kampung yang berkualitas, meningkatkan pelayanan dan keterbukaan melalui program kampung. Mendukung dan mendorong pendidikan dalam bentuk apapun, meningkatkan pemahaman tentang kesehatan dan mendukung fasilitas ataupun sarana prasarana yang menyangkut kesehatan.

Mengutamakan usulan ataupun keluhan dari masyarakat menyangkut hal umum ataupun pribadi. Mendorong program kampung melalui PKK, posyandu dan karang taruna. Menjunjung tinggi kesatuan dan persatuan dalam kehidupan bermasyarakat.

Calon nomor urut 2, Mesiani Indow dalam visi misinya menyampaikan bahwa jika terpilih dalam pemilihan kepala kampung akan membangun desa mandiri yang jujur adil dan sejahtera.

Sementara misi calon nomor urut 2 ini adalah terbentuknya badan usaha milik desa (Bumdes), meningkatkan kinerja RT RW, meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat dan desa yang maksimal. Terwujudnya persatuan olahraga desa melalui karang taruna dengan berbagai cabang olahraga seperti sepak bola dan bola voli. Meningkatkan fungsi PKK sebagai wadah bagi pembinaan kepada ibu-ibu untuk berkarir. Mengaktifkan seluruh perangkat desa.

Calon kandidat nomor urut 3, Yuli Indow dalam visinya yakni mewujudkan Kampung Meniy sebagai kawasan agribisnis dan bina bahari pedesaan.

Misi, mencerdaskan penataan desa yang berkualitas melalui program tata ruang desa berbasis produktivitas ekonomi. Meningkatkan sarana prasarana (sarpras) yang aman dan nyaman melalui program peningkatan sarpras umum berbasis teknologi ramah lingkungan.

Meningkatkan pelayanan publik dan keterbukaan informasi melalui program kampung. Meningkatkan kualitas pendidikan formal maupun non formal melalui program gerakan kampung cerdas.

Meningkatkan hasil produksi perkebunan dan peternakan masyarakat melalui program gerakan mandiri pangan. Meningkatkan mutu layanan kesehatan kampung melalui program gerakan masyarakat sehat.

Meningkatkan kesadaran hukum melalui program masyarakat sadar hukum. Melayani masyarakat dalam berbagai bidang.

Bisa dipertanggungjawabkan

Kepala Distrik Warmare, Aswandi kepada Papua Barat News menjelaskan, apa yang disampaikan hari ini harus dipertanggungjawabkan selama enam tahun kedepan dengan melihat kemampuan keuangan yang ada.

Menurutnya, hal mendasar yang akan dipertanyakan dalam debat kandidat dan penyampaian visi misi ini yakni terkait tata kelola pemerintahan kampung.

“Kalau mau jadi kepala kampung, minimal mengetahui kampung itu bagaimana, mau bawa kampung pakai perahu yang model bagaimana. Jawab sesuai dengan kamampuan masing-masing,” jelasnya.

Menurutnya, melalui debat kandidat inilah masyarakat dapat mengetahui kualitas seorang pemimpin.

“Siapapun yang menang itu kita punya saudara, yang menang jangan sombong, yang kalah jangan marah. Harus baku sayang. Berani maju, berani menang, berani kalah. Tunjukkan yang terbaik untuk membawa Kampung Meniy kedepan. Buatlah perubahan dikampung,” pesan Aswandi.

Sementara itu, (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Manokwari, Jeffry Sahuburua menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksanaan debat kandidat. Dimana tahapan yang dilakukan mulai pembentukan panitia hingga saat ini dapat terlaksana tepat waktu, yang mana saat ini sudah sesuai jadwal untuk penyampaian debat kandidat dan penyampaian visi misi.

“Ini luar biasa, karena selama ini yang melaksanakan sebagian besar kampung trans. Untuk kampung lokal ini hal yang baru dan luar biasa. Proses demonstrasi itus sudah berjalan dikampung. Menjadi pembelajaran buat kita,” ungkapnya bangga. (PB19)

 

**Berita ini Telah Diterbitkan di Harian Papua Barat News Edisi Jumat 11 Juni 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: