Pemberkasan CPNS Manokwari Formasi 2018 Dibuka Hari Ini

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Bupati Manokwari Hermus Indou menyatakan tahapan pemberkasan dokumen bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Manokwari formasi tahun 2018 mulai dibuka hari ini Selasa (9/3/2021).

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati ketika menerima 380 CPNS yang melakukan aksi damai menuntut kejelasan nasib mereka di halaman kantor Bupati Manokwari, Senin (9/3/2021).

“Saya sudah perintahkan kepada Kepala BKD supaya bisa membuka proses pemberkasan mulai besok. Targetnya, hari Senin depan pemberkasan sudah selesai,” ujarnya.,” ujarnya.

Menurut Hermus, pada hari pertama minggu kedua masa jabatannya bersama Edi Budoyo pihaknya mendapat kehormatan untuk boleh mendengarkan aspirasi dari CPNS yang belum ditindaklanjuti sejak 8 bulan yang lalu.

Dia mengungkapkan, minat pencari kerja di Kabupaten Manokwari sangat tinggi dalam mendapatkan kesempatan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal itu menunjukkan bahwa tingkat pengangguran di daerah ini cukup tinggi. Olehnya, pemerintah perlu bijaksana dalam mengatur dan mengakomodir tuntutan yang disampaikan baik oleh para CPNS yang sudah dinyatakan lulus dan para pencaker lainnya yang belum lulus dalam seleksi kali lalu.

“Artinya pemerintah tidak dalam kesengajaan sama sekali menunda proses pemberkasan ini,” kata dia.

Pemerintah terus berupaya untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan baik pihak yang lulus maupun yang belum lulus. Hal tersebut menjadi pertimbangan agar dalam menjalankan proses pemberkasan, para CPNS tidak mengalami kesulitan dan kendala. Karenanya, Pemerintah juga sudah memperjuangkan tambahan khusus untuk OAP sebanyak 190 orang untuk menambahkan 380 CPNS yang sudah dinyatakan lulus dalam proses testing sebelumnya.

“Nah kita berharap agar 570 orang CPNS ini proses pemberkasannya dilaksanakan sekaligus,” ungkap Bupati.

Sementara itu, Kepala BKD Kabupaten Manokwari Anton Renyaan mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti arahan atau perintah yang sudah disampaikan oleh Bupati. Hanya saja pihaknya membutuhkan waktu untuk menyediakan dan memperbanyak blanko dokumen yang berkaitan dengan tahapan pemberkasan yang harus dilalui oleh para CPNS.

“Kami juga butuh waktu untuk bekerja. Karena itu, bisa jadi besok atau lusa baru kita mulai prosesnya. Intinya tetap dijalankan sesuai target yang sudah diinstruksikan,” katanya.

Dikonfirmasi perihal tambahan 190 OAP yang diperjuangkan untuk dapat diakomodir dalam CPNS, dirinya mengatakan pihaknya tinggal menunggu keputusan yang disampaikan oleh Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia.

“Itu sudah di ranah kementerian jadi kita tunggu saja. Kemungkinan besar dalam bulan ini juga,” kata dia.

Perihal tempat yang digunakan untuk proses pemberkasan, Anton mengatakan pihaknya belum bisa memastikan hal tersebut. Karena protokol kesehatan Covid-19 harus dijalankan secara baik sehingga tidak banyak kerumunan orang yang ditimbulkan akibat adanya proses pemberkasan tersebut.

“Akan kita umumkan kemudian melalui RRI,” pungkasnya. (PB25)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Selasa 9 Maret 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: