Pemda Laporkan Dugaan Jual Beli Kios di Pasar Wosi

MANOKWARI, PB News – Pemda Manokwari menanggapi dengan serius permasalahan jual beli kios di Pasar Wosi yang dilakukan oknum pedagang dan ikut disaksikan mantan Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Wosi (Aspepasi), dengan melaporkannya ke pihak kepolisian.

Asisten I Setda Manokwari, Wanto kepada wartawan membenarkan bahwa kasus ini telah ditangani oleh pihak kepolisian dan siap ditindaklanjuti secara hukum.

“Saat ini, kasus itu sudah ditangani pihak berwajib, karena sudah dilaporkan kepada Polres Manokwari untuk ditindak-lanjuti. Apakah ini benar adalah pelanggaran. Dan jika itu benar pelanggaran, pelanggaran seperti apa,” ujar Wanto kepada wartawan, Kamis (22/3/2018).

Lebih lanjut, Wanto menyampaikan bahwa sikap jelas Pemda untuk pengaturan kios dan lapak di Pasar Wosi sudah jelas. Dia menuturkan, dalam berbagai kesempatan Bupati Manokwari Demas Paulus Madacan menegaskan bahwa kios atau lapak di Pasar Wosi tidak bisa dipindah-tangankan kepada siapapun apalagi sampai dijual.

“Yang berhak memberikan pada penyewa lain hanya pemerintah daerah melalui persetujuan Bupati, jika benar dijual jelas telah menyalahi aturan, seperti itu kira-kira ketegasan Bupati,” tandasnya.

Sebagaimana dirilis Papua Barat News, Senin (19/3) terkait muncul dugaan ada oknum pedagang yang bermain sehubungan transaksi jual beli kios atau lapak di Pasar Wosi. Bahkan nilai transaksi jual beli kios itu nilainya cukup fantastis yakni Rp 210 Juta. Penjualan kios tersebut disaksikan Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Wosi (Aspepasi) Abdul Hakim Karim bersama keempat saksi lainnya. (PB8)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: