Pemkab Manokwari Kaji Kembali Tuntutan Pemilik Ulayat Terminal Wosi

  • Ada tambahan aspirasi

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Penyelesaian pembangunan terminal Wosi sepertinya masih membutuhkan waktu yang panjang. Pasalnya, Pemda Manokwari dan pemilik hal ulayat belum mencapai kesepatakan terkait ganti rugi.

Kepala Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan (DPKP) Manokwari, Albert Simatupang mengungkapkan, dalam pertemuan terakhir bersama pemilik ulayat yang dipimpin langsung oleh Bupati Hermus Indou, belum ada kesepakatan antara Pemkab dan pemilik ulayat Terminal Wosi.

Dia menjelaskan dalam pertemuan tersebut, pihaknya telah menyampaikan kajian teknis dari tim percepatan pembangunan terminal wosi yang melakukan kajian atau survey lapangan, tetapi masyarakat tidak terima (menolak). Dengan demikian Bupati memerintahkan untuk dilakukan pengkajian kembali terkait tuntutan atau aspirasi dari masyarakat.

“Karena masyarakat juga meminta satu ambulance, satu rumah untuk persemayaman jenazah. Ditambah lagi dua rumah yang ada diwilayah pemakaman itu. Sementara di aspirasi mereka sebelumnya hal itu tidak ada,” jelas Sematupang kepada Papua Barat News, Rabu (13/10/2021).

Diketahui, sebelumnya masyarakat setempat sudah menyampaikan tuntutan atau aspirasi berupa 50 unit rumah. Dengan harga satu unit rumah Rp 2 Miliar, sehingga totalnya Rp 100 Miliar. Selain itu, masyarakat juga menuntut pemagaran kuburan yang ada disekitar terminal Wosi dengan total harga Rp 20 Miliar. Sehingga total aspirasi sebesar Rp 120 Miliar.

Menyikapi tuntutan tersebut, Pemkab Manokwari membentuk tim percepatan pembangunan untuk melakukan kajian terhadap tuntutan tersebut. Tugas dari tersebut adalah melakukan survey lapangan dan membuat rincian sesuai standar aturan yang berlaku.

“Setelah tim pengkajian turun ke lapangan, baik dari Dinas Perumahan maupun PUPR, ditotallah semua sekira Rp 31 Miliar. Sedangkan aspirasi mereka Rp 120 Miliar,” jelas simatupang.  (PB19)

 

**Berita ini Diterbitkan di Harian Papua Barat News Edisi Kamis 14 Oktober 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: