Sholat Idul Adha Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

MANOKWARI, papuabaratnews.co Pelaksanaan Sholat Idul Adha akan tetap dilaksanakan meskipun ditengah pandemi Covid-19. Kendati demikian, dalam pelaksanaannya, masyarakat wajib menaati protokol kesehatan yang berlaku, dengan menjaga jarak fisik, cuci tangan, menggunakan masker dan wajib dilakukan pengukuran suhu tubuh sebelum memasuki area pelaksanaan sholat Idul Adha.

Ketua Harian Satgas Covid-19 Manokwari, Henri Sembiring menuturkan, baik dari pihak Satgas maupun MUI serta PHBI telah melakukan pertemuan terkait pelaksanaan sholat Idul Adha. Dimana pihak satgas juga telah menyiapkan sebanyak enam buah thermogun dan telah diberikan ke ketua MUI Manokwari guna dibagikan ke lokasi pelaksanaan sholat Idul Adha.

“Petunjuk dari pak bupati bahwa pelaksanaan sholat Idul Adha kita ijinkan, tetapi harus mengikuti protokol kesehatan, jaga jarak, cuci tangan. Saya memberikan bantuan enam buah thermogun kepada ketua MUI. Untuk dataran Prafi akan didampingi oleh dokter Alwan (direktur RS Pratama),” terangnya.

“Ada permintaan dari empat masjid untuk dilakukan pendampingan dari Satgas Covid-19 Manokwari. Sudah disepakati bahwa pelaksanaan Sholat Idul Adha diijinkan tetapi tetap mengikuti protokol kesehatan,” jelas Sembiring, Senin (27/7/2020).

Sembiring menegaskan, bagi masyarakat yang bersuhu tubuh diatas 37 derajat celcius, maka tidak diperkenankan mengikuti sholat Idul Adha.

“Barang siapa yang ketika diukur suhunya 37 keatas, dianjurkan untuk tidak ikut. Intinya ada kerjasama, MUI dan PHBI juga sudah bertemu dengan kami. Sebagian ijin pelaksanaan sholat Idul Adha yang diajukan adalah di lapangan. Untuk APD, belum ada permintaan APD. Untuk proses pemotongan hewan kurban tidak harus menggunakan APD,” timpalnya. (PB19)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: