Tim Kerja HEBO Sedang Dimantapkan

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Bakal Calon (Bacalon) Bupati Manokwari, Hermus Indou mengisyaratkan bahwa saat ini dirinya dan pasangan, Edi Budoyo yang dikenal dengan Pasangan HEBO sedang memantapkan tim kerja guna menghadapi Pilkada Manokwari.

Menurut dia, kerangka tim sudah terbentuk. Akan tetapi pihaknya berupaya memantapkan Tim yang ada agar dapat bekerja secara profesional. Karena tim kerja merupakan representasi dari kandidat yang maju.

“Tim yang bekerja bisa melakukan yang terbaik. Bisa senyum kepada siapa saja dan melayani dengan baik,” ujarnya kepada wartawan di Manokwari, Jumat (28/8/2020) pekan lalu.

Dia menyampaikan, dengan diterimanya rekomendasi dari Parpol maka tim sudah masuk ke pasar politik dimana orang harus pandai membangun promosi. Pihaknya tidak mau tim yang bekerja nantinya memprovokasi masyarakat, akan tetapi mampu mendidik masyarakat untuk secara sadar menggunakan hak politiknya pada Pilkada nanti.

Selain melakukan konsolidasi internal, tim juga melakukan persiapan untuk mendaftarkan diri ke KPU. Hanya saja, pihaknya belum memastikan kapan akan mendaftar.

“Entah tanggal 4 atau tanggal 5 September, nanti akan kami informasikan lagi,” tuturnya.

Dia menjelaskan, sesudah pendaftaran, kegiatan selanjutnya adalah konsolidasi politik secara menyeluruh di semua wilayah. Konsolidasi politik tersebut dilakukan sampai ke kelompok “grassroot” (akar rumput) melalui pendekatan berbasis kultur, agama, profesi dan yang lainnya.

“Kita berharap supaya semua ini dapat kita jalankan dengan baik,” ucapnya.

Menurut dia, yang terpenting dalam pertarungan politik bukan bagaimana pihaknya membangun jargon. Tetapi bagaimana melakukan komunikasi dan menyiapkan program yang kompetitif. Dari komunikasi dan program yang ditawarkan itulah, masyarakat merasa tertarik untuk menentukan pilihan.

Hermus menegaskan, kemenangan di dalam Pilkada tidak ditentukan oleh popularitas dan elektabilitas dari pasangan calon saja. Meskipun memiliki modal tersebut tetapi tingkat keterpilihan dan partisipasi masyarakat dalam memilih masih rendah, maka akan sangat tidak menguntungkan dalam mewujudkan kemenangan dalam pesta demokrasi tersebut.

“Tim saya akan bekerja secara penuh untuk mendorong tingkat keterpilihan masyarakat dalam Pilkada nanti. Elektabilitas tetap kita naikkan, tetapi partisipasi masyarakat tetap menjadi yang utama,” tegasnya.

Disampaikannya, semua orang yang mau berpartisipasi dalam kontestasi politik ini pasti memiliki niat yang baik untuk membangun daerah ini dengan gagasan dan pemikiran mereka. Sementara, Pilkada adalah alat yang digunakan untuk menjadi pemenang dan mewujudkan gagasan serta pemikiran mereka tersebut. Yang menang tentu akan memerintah dan menuangkan segala gagasan yang ada ke dalam kebijakan dan program-program pembangunan daerah.

“Pasangan HEBO sangat siap dengan visi dan misi dalam membangun Manokwari ke depan. Kami tidak bisa bekerja sendiri tapi butuh partisipasi dari seluruh masyarakat untuk membantu kami mewujudkan Manokwari yang lebih baik, lanjut Hermus.

Dalam kesempatan tersebut, Hermus juga mengatakan, media massa merupakan salah satu alat kampanye yang memiliki pengaruh sangat besar. Oleh karena itu pihaknya sangat mengharapkan dukungan dari media. Akan tetapi dirinya menegaskan agar media tetap berada pada independensinya sebagai pewarta yang obyektif dan berimbang dalam menyampaikan berita kepada publik.

“Ini untuk membangun dan menjaga kesejukan berpolitik kita,” pungkasnya. (PB25)

**Artikel ini Sudah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Selasa 1 September 2020

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: