Vaksinasi Tahap II Dikhususkan bagi Pejabat Publik  

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Pelaksanaan vaksinasi tahap kedua akan dikhususkan bagi pejabat publik dan TNI/Polri termasuk Wartawan. Meskipun dikhususkan namun sifatnya tidak memaksa.

“Kembali kepada yang bersangkutan, jika tidak memanfaatkan waktu yang ada ini ya sudah. Berarti vaksin yang sisa dan tidak terpakai oleh nakes akan digbaungkan dengan vaksin tahap kedua bagi TNI Polri,” jelas Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Manokwari, Marthen Rantetampang,” Rabu (17/2/21).

Sementara untuk datanya kata Marthen, pihaknya masih menunggu dari pusat. Karena kemungkinan daerah tidak melakukan pendataan.

“Mereka masih menghitung sasarannya. Untuk masyarakat diperkirakan pertengahan atau akhir tahun,” ungkapnya.

Sambung Marthen, pihaknya juga memberikan peluang kepada klinik swasta untuk mendaftar. Karena nakes bukan hanya yang ASN ataupun yang bekerja di layanan pemerintahan, melainkan juga yang bekerja di klinik swasta.

“Tergantung responnya mereka mau ikut atau tidak,” kata dia menambahkan.

Marthen menjelaskan, stok vaksin untuk kabupaten Manokwkari belum bisa di tentukan jumlahnya, karena  vaksinasi masih berjalan.

“Diharapkan vaksin yang diberikan sebanyak 4.200 dari provinsi, harus terealisasi 2.100 untuk dosis pertama dan sisanya untuk dosis kedua. Tetapi kalau dosis pertama 2.100 tidak habis maka sisanya dari itulah yang akan menjadi stok untuk menambahkan di sasaran berikutnya,” tutupnya. (PB19)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Kamis 18 Februari 2021

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: