48 Calon Relawan Demokrasi Ikut Ujian Tertulis

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Sebanyak 48 orang peserta mengikuti ujian tertulis untuk menjadi relawan demokrasi pada Pilkada Manokwari tahun 2020. Kegiatan tersebut berlangsung di aula Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Manokwari, Senin (21/9/2020).

Koordinator Divisi (Kordiv) Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Manokwari Fahry Rafli mengatakan, pelaksanaan seleksi atau ujian tertulis merupakan kelanjutan dari proses sebelumnya yaitu seleksi administrasi.

“Dari 48 pelamar yang mengumpulkan administrasi, semuanya kita Loloskan untuk bisa mendapatkan kandidat yang tepat,” ujarnya kepada Papua Barat News di sela-sela pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurut dia, para peserta seleksi yang lulus sebagai relawan demokrasi akan membantu kerja-kerja KPU untuk mensosialisasikan seluruh tahapan pelaksanaan Pilkada Kabupaten Manokwari. Kegiatan sosialisasi tersebut berjalan hingga masa tenang nantinya.

“Apalagi menjelang pelaksanaan pencoblosan dan tata cara ke TPS untuk melakukan pencoblosan,” kata dia.

Berdasarkan PKPU Nomor 10 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pilkada Lanjutan Serentak Tahun 2020 di Masa Pandemi Covid-19, maka tugas relawan demokrasi juga melakukan sosialisasi tentang penerapan protokol kesehatan Covid-19  di setiap TPS.

Rafli mengungkapkan, para relawan demokrasi nantinya akan dibagi menjadi 5 kategori yaitu basis pemilih pemula yang meliputi pemilih yang baru pertama kali terlibat dalam pemilihan umum atau Pilkada. Basis pemilih kedua adalah perempuan yang meliputi istri bhayangkari dan persit. Basis pemilih yang ketiga adalah kelompok marginal yang meliputi masyarakat pemilih yang berada jauh di pelosok-pelosok kampung yang tidak mendapatkan informasi karena kondisi geografis yang sulit. Basis pemilih ke empat adalah komunitas yang meliputi komunitas-komunitas masyarakat seperti penyandang disabilitas, komunitas motor, dan lain sebagainya. Sedangkan basis pemilih ke lima adalah warganet karena di situasi pandemi seperti saat ini masyarakat dibatasi dengan pertemuan-pertemuan yang berpotensi mengumpulkan orang dalam jumlah yang besar.

“Masing-masing kategori terdiri atas 5 Relawan sehingga jumlah akan dinyatakan lolos seleksi adalah 25 orang,” ujar Rafli.

Dirinya berharap, dengan adanya relawan demokrasi tersebut, pihaknya dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam mengikuti Pilkada Kabupaten Manokwari tahun 2020 yang akan datang.

“Kita sangat berharap partisipasi masyarakat dalam Pilkada nanti akan meningkat dari Pemilu dan Pileg 2019 yang lalu,” ujar dia.

Yufentus Temorubun, salah seorang peserta seleksi relawan demokrasi mengapresiasi pihak KPU yang sudah memberikan kesempatan untuk mengikuti seleksi tersebut. Hal itu akan memberikan pengalaman tambahan dalam mendorong hak-hak demokrasi masyarakat yang selama ini belum tersampaikan secara baik.

“Saya berharap jika lolos nanti, mampu mengemban tugas dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam memilih pemimpinnya secara demokratis,” ungkapnya.

Perlu diketahui, pengumuman kelulusan bagi para calon relawan demokrasi tersebut akan dilaksanakan pada 25 September 2020 melalui akun Facebook resmi KPU Kabupaten Manokwari. Sementara itu, kegiatan pelantikan akan terjadi pada 5 Oktober 2020.

Masa kerja selama dua bulan terhitung dari 6 Oktober sampai dengan 6 Desember 2020. Sebelum terjun ke lapangan, relawan demokrasi ini akan diberikan bimbingan teknis terkait tata cara sosialisasi. (PB25)

**Artikel ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Rabu 23 September 2020

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: