Alumni Angkatan 96 SMAN 1 Manokwari Gelar Reuni Silver

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Alumni SMA Negeri 1 Manokwari angkatan tahun 1996 menggelar kegiatan Reuni Silver dengan Tema Silaturahmi, Berbagi dan Peduli. Kegiatan tersebut dilaksanakan  Kamis 10 Juni 2021 di Aula SMAN 1 Manokwari.

Ketua Panitia kegiatan, Sena Aji Bagus Dwi Handoko mengatakan kegiatan tersebut terselenggara untuk membangun kembali komunikasi, interaksi dan sinergi antar alumni setelah terpisah selama 25 Tahun dari almamater tercinta. Selain itu, kembali menumbuhkan kecintaan terhadap lembaga yang telah berjasa membesarkan mereka dalam lingkungan kerja masing-masing.

“Kami namakan kegiatan ini sebagai Reuni Silver karena sudah 25 Tahun kami terpisah setelah lulus dari sekolah ini tahun 1996 yang lalu. Juga untuk membangun sinergi antara alumni dan almamater,” ujarnya.

Dia menjelaskan, sebelum puncak kegiatan Reuni Silver tersebut, pihaknya sudah melewati beberapa rangkaian kegiatan diantaranya, pembangunan 8 unit westafel dan pengadaan 3 profil tank bagi almamater, pembagian takjil secara gratis kepada masyarakat pengguna jalan pada bulan ramadhan. Pihaknya juga menyerahkan bantuan buku bacaan untuk siswa SD, SMP, SMA dan buku umum lainnya kepada beberapa Taman Baca yang ada di Kota Manokwari.

“Kami juga memberikan donasi buku dan peralatan sekolah kepada anak-anak sekolah di Kampung Dobut, Maruni,” kata Sena.

Bupati Manokwari Hermus Indou yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia drg. Henri Sembiring mengatakan, ikatan alumni memiliki peran penting dan dapat dijadikan sebagai salah satu indikator memajukan institusi pendidikan.

“Alumni bisa berperan sebagai cermin kualitas sebuah institusi di ranah publik,” ujarnya.

Bupati berharap, Reuni Silver angkatan 1996 dapat memberikan sumbangsih yang cukup besar dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Manokwari. Karena angkatan 1996 SMA 1 Manokwari telah menunjukkan kualitasnya dengan menduduki jabatan penting dalam dunia kerjanya masing-masing.

“Semoga kegiatan ini dapat semakin meningkatkan rasa solidaritas antar alumni. Rintislah jaringan kerja alumni yang profesional dan kuat,” ungkapnya.

Sementara itu, Lukas Weno sebagai salah seorang Guru Purnatugas yang diberikan kepercayaan untuk memberikan kesan dan pesan mengungkapkan, sampai dengan saat ini masih terdapat banyak kekurangan yang ada di SMA Negeri 1 Manokwari. Kekurangan tersebut antara lain sarana prasarana yang kurang lengkap dan tenaga pendidik.

“Yang kita butuhkan adalah tenaga pendidik yang handal. Pendidik yang benar-benar mengabdikan diri untuk kemajuan SDM di Manokwari dan Papua Barat,” ujarnya.

Dirinya berpesan kepada segenap alumni agar bekerja secara baik dan profesional di bidang masing-masing. Semampu mungkin menghindari tindakan korupsi, serta mampu menjaga nama baik almamater di manapun berkarya.

“Jangan benci lihat teman yang berhasil. Bersainglah secara sehat. Jika menjadi pejabat, tempatkan bawahan sesuai keahlian. Jangan sampai hanya karena kedekatan, bisa menempatkan orang semaunya,” katanya.

Jika sebagai bawahan, tunjukkan kemampuan, keterampilan dan kualitas diri kalian. Karena ketika pimpinan kalian melihat kualitas itu, maka sangat mungkin untuk diakomodir menduduki jabatan penting di tempat kerja masing-masing,” pungkasnya.

Kegiatan juga ditandai dengan peresmian fasilitas kebersihan berupa 8 unit westafel dan 3 profil tank kepada sekolah. Alumni juga menyerahkan cindera mata kepada sejumlah guru purnatugas yang pernah mengabdi pada SMAN 1 Manokwari. Kegiatan ditutup dengan aksi berbagi kasih kepada sejumlah anak Yatim yang ada di Papua Barat. (PB25)

 

**Berita ini Telah Diterbitkan di Harian Papua Barat News Edisi Jumat 11 Juni 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: