Anggaran Distrik di Tambrauw Dipangkas

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Anggaran operasional distrik se-Kabupaten Tambrauw tahun 2020, dipangkas untuk pembangunan jalan dari Distrik Salamkai menuju Fef, Ibu Kota Kabupaten Tambrauw. Besaran anggaran yang dipangkas mencapai Rp300 juta.

Kebijakan pemangkasan dari pemerintah daerah ini mendapat penolakan dari sejumlah kepala distrik di wilayah tersebut.

Kepala Distrik Kebar David Arari, menilai jumlah anggaran yang dipangkas terlalu besar dan akan berimbas pada melemahnya pelayanan kepada masyarakat.

“Kami punya anggaran operasional distrik dipotong habis-habisan,” ujarnya saat dikonfirmasi Papua Barat News di  Manokwari, Sabtu (8/8/2020).

David menyebutkan pihaknya kesal dengan kebijakan pemangkasan anggaran operasional kepala distrik secara sepihak yang dilakukan oleh Bupati Kabupaten Tambrauw. Dia meminta agar anggaran operasional yang telah dipangkas dapat dikembalikan untuk membiayai operasional dan memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.

“Dana ini harus dikembalikan, kalau pun tidak maka harus ada peningkatan untuk APBD Perubahan esok,” tegasnya.

Dengan pemotongan anggaran operasional distrik, maka rangkaian kegiatan yang telah direncanakan seperti perayaan 17 Agustus dan santunan bagi warga yang sakit atau meninggal akan berkurang.

“Dengan dipangkas ini kita tidak bisa berbuat apa-apa dan kita memilih diam saja. Maka banyak kepala distrik yang tidak berbuat apa-apa lagi,” pungkasnya. (PB22)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: