Atasi Kemiskinan dan Pengangguran di Papua Barat

MANOKWARI, PB News – Tingginya angka kemiskinan dan pengangguran di Provinsi Papua Barat perlu mendapat perhatian khusus dari setiap organisasi perangkat daerah (OPD), guna mensinkronisasikan program-progam memberdayakan perekonomian masyarakat asli Papua di daerah setempat.

“Angka kemiskinan capai 25 persen dan pengangguran sekitar 24,65 persen. Papua Barat memiliki potensi alam yang luar biasa, tapi masyarkat masih mengalami keterbelakangan hidup,” kata  Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Rabu (21/3/2018).

Dia meminta, seluruh pimpinan OPD merumuskan program kerja yang efektif, sehingga bisa mengurangi persoalan sosial yang mendera Papua Barat. Selain itu, generasi muda perlu diberi pelatihan keterampilan guna meningkatkan daya kreatifitas.

Selain itu, investasi berskala besar yang telah beroperasi di daerah setempat, harus memberikan kontribusi kepada daerah dengan memprioritaskan perekrutan karyawan.

“Perusahaan harus melaporkan data secara berkala supaya bisa tahu berapa jumlah orang asli Papua yang bekerja di perusahaan itu,” tutur dia.

Ke depannya, pemerintah daerah harus mempersiapkan balai pelatihan keterampilan untuk menunjang peningkatan kapasitas tenaga kerja lokal.

“Jadi kalau, mereka sudah dilatih maka, mereka sudah siap  dipakai bekerja diperusahaan,” pungkasnya. (PB14)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: