Ayorbaba Dorong Ranperda HAKI Masuk Prolegda 2020

MANOKWARI, papuabaratnews.coKepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM, Anthonius Ayorbaba, berharap agar usulan rancangan peraturan daerah tentang Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) masuk dalam program legislasi daerah (Prolegda) tahun 20202. Masuknya usulan ranperda HAKI ke dalam 25 usulan Ranperda antara DPR Papua Barat dan pemerintah daerah, menjadi langkah awal untuk memberikan perlindungan hasil karya cipta masyarakat di Papua Barat.

“Kita berharap haki masuk dalam prioritas prolegda tahun 2020, sehingga bisa segera ditetapkan,” ujarnya saat dikonfirmasi Papua Barat News, Rabu (9/9/2020).

Dia melanjutkan, Kemenkumham Papua Barat bersama Biro Hukum Setda Papua Barat telah melakukan konsultasi. Dan, proses penetapan untuk masuk dalam Prolegda menjadi kewenangan DPR Provinsi Papua Barat.  Usulan Ranperda HAKI tersebut sudah telaah dan dikajdi secara akademis sebelum diajukan dalam pembahasan bersama DPR.

“Kami apresiasi kinerja Biro Hukum  masuknya usulan ranperda haki dalam 25 ranperda prioritas DPR dan pemerintah,” kata dia.

Dia menuturkan, usulan Ranperda Haki masuk dalam kategori perdasi atau pun perdasus merupakan kewenangan DPR. Karena menyangkut jangkauan bagi seluruh masyarakat di Papua Barat khususnya orang asli Papua.

“Penentuan perdasi atau pun perdasus akan diputuskan oleh DPR, karena jangkauan peraturan tidak hanya untuk orang asli Papua tetapi juga warga Papua Barat,” pungkasnya. (PB22)

***Artikel ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Jumat 11 September 2020

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: