BPS Catat Inflasi Papua Barat Juli 0,23 Persen

MANOKWARI, papuabaratnews.coBadan Pusat Statistik (BPS) mencatat Provinsi Papua Barat pada Juli 2020 mengalami inflasi sebesar 0,23 persen (mtm/month to month) dengan nilai indeks harga konsumen 104,35.

Jika dilihat secara tahunan (year on year) inflasi Papua Barat tercatat 1,37 persen (yoy) dan inflasi tahun kalender sebesar 0,43 persen.

Kepala BPS Papua Barat, Maritje Pattiwaellapia, mengatakan, sejumlah kelompok pengeluaran mengalami kenaikan indeks yang menyebabkan terjadinya inflasi pada periode Juli.

Seperti, kelompok transportasi, penyedia makanan, pendidikan, kelompok pakain, kelompok kesehatan dan kelompok informasi jasa keuangan.

“Bulan Juli ini Papua Barat mengalami inflasi,” kata Maritje saat menggelar konfrensi pers virtual di Manokwari, Senin (3/8/2020).

Ia melanjutkan, inflasi Juli 2020 juga dipengaruhi kenaikan indeks yang signifikan pada subkelompok seperti angkutan penumpang sebesar 4,61 persen, subkelompok pendidikan menengah 1,25 persen, subkelompok jasa pelayanan makanan dan minuman 0,97 persen, subkelompok pakaian 0,81 persen, subkelompok obat-obatan dan produk kesehatan 0,57 persen. Selain itu, ada beberapa subkelompok yang mengalami deflasi terbesar yaitu subkelompok alas kaki 2,29 persen, subkelompok perawatan pribadi lainnya 0,82 persen, subkelompok peralatan dan perlengkapan rumah tangga 0,54 persen, subkelompok makanan 0,41 persen, dan subkelompok pembelian kendaraan 0,40 persen. (PB15)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: