BPS Papua Barat: Neraca Perdagangan Mei 2020 Surplus

MANOKWARI, papuabaratnews.co Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Provinsi Papua Barat pada Mei 2020 mengalami surplus 169,17 juta dolar AS, lebih rendah dari April 2020 yang tercatat 173,92 juta dolar AS.

Surplusnya neraca perdangan ini karena nilai ekspor lebih tinggi daripada nilai impor. Nilai ekspor Mei 2020 sebesar 169,52 juta dolar AS dan impor hanya 0,35 juta dolar AS.

Kepala BPS Papua Barat, Maritje Pattiwaellapia, mengatakan, secara total neraca perdagangan terhitung sejak Januari sampai Mei tahun 2020 sebesar 754,38 juta dolar AS. Hal ini didorong oleh kinerja ekspor dari Januari-Mei mencapai 804,01 juta dolar AS, jauh lebih tinggi dari nilai impor Januari-Mei yang hanya 49,63 juta dolar AS.

“Nilai ekspor kita masih jauh lebih besar dari nilai impor, sehingga masih mengalami surplus,” ujar Maritje saat menggelar konfrensi pers di Manokwari, Rabu pekan lalu.

Ia menjelaskan, kinerja ekspor ditopang oleh sektor minyak dan gas (Migas) sebesar 96,8 persen dari total ekspor Papau Barat dengan realisasi mencapai 164,1 juta dolar AS. Jumlah ini terkontraksi jika dibandingkan dengan April 2020 yang mencapai 174,5 dolar AS. Sedangkan sektor non migas memiliki andil 3,3 persen terhadap total ekspor dengan realisasi 5,4 juta dolar AS meningkat dari periode April 2020 yang mencapai 2,4 juta dolar AS.

“Ekspor migas kita masih tinggi dan impornya tidak ada. Kalau sektor non migas itu ekspor ada dan impor juga ada. Namun, nilai ekspor kita masih lebih besar,” terang Maritje.

Pelru diketahui, neraca perdagangan Papua Barat Januari surplus sebesar 170,94 juta dolar AS. Februari surplus sebesar 123,46 juta dolar AS. Maret mengalami surplus 116,88 juta dolar AS. Periode April tercatat surplus 173,92 juta dolar AS dan Mei surplus mencapai 169,17 juta dolar AS.(PB15)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: