Gubernur Soroti Keseriusan Pimpinan Daerah Hadiri Raker

MANOKWARI, PB News – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyoroti keseriusan pimpinan daerah saat menghadiri Rapat kerja (Raker) Bupati/Wali Kota yang dilaksanakan di Waisai, Kabupaten Raja Ampat, pekan lalu.

Dominggus menilai komitmen sejumlah pimpinan daerah, baik eksekutif, legislatif dan juga MRPB sangatlah rendah. Hal itu terlihat jelas dari kehadiran sejumlah pimpinan daerah yang tidak mengikuti jalannya Raker sampai selesai.

“Saat kegiatan Raker Bupati/Wali Kota di Waisai, Raja Ampat waktu lalu, ada sejumlah pimpinan daerah hanya datang pada saat pembukaan Raker, setelah itu pergi. Padahal seharusnya mereka mengikuti kegiatan itu sampai selesai,” ujar Dominggus kepada Papua Barat News di Manokwari, Senin (26/3)

Menurut Dominggus, agar tidak terulang kembali hal itu, semua pimpinan daerah harus  mengutamakan kegiatan pemerintahan ketimbang kegiatan pribadinya.

“Saya minta setiap kali ada kegiatan pemerintah, pimpinan daerah dan kepala OPD wajib hukumnya mengikuti kegiatan itu sampai selesai. Kalaupun kemudian ada halangan yang sangat mendesak, maka harus mengutus pejabat lainnya untuk mewakilinya menghadiri kegiatan tersebut,” tegasnya.

Dominggus mengakui, sebagai pimpinan daerah tentu ada begitu banyak agenda dan kegiatan yang harus dilaksanakan. Namun sebagai pimpinan daerah, agenda seperti Raker Kepala Daerah (Bupati/Wali Kota) merupakan tanggungjawab yang tidak boleh diabaikan begitu saja.

“Kalau ada undangan dari masyarakat, lembaga atau organisasi tertentu, sebagai pimpinan kita berupaya untuk hadir disana, karena biasanya dalam kegiatan itu, masyarakat ingin menyampaikan aspirasi, saran dan masukanya. Hal itu penting, jangan kita menganggapnya sebagai hal yang sepele. Apalagi undangan untuk menghadiri kegiatan setingkat Raker Kepala Daerah,” tuturnya.

Menurut Domiggus, sekecil apapun acara atau kegiatan tersebut, bilamana diundang, maka sebagai pemimpin harus berusaha untuk menghadirinya. Menjadi pemimpin berarti menjadi menjadi pelayan bagi masyarakat, tanpa mengharapkan imbalan.

“Sebagai ASN, apalagi sebagai pimpinan daerah atau kepala OPD, kita berkewajiban melayani masyarakat dengan baik. Sebab tanpa dukungan dari masyarakat, maka program kerja pemerintah sebagus apapun, tidak akan berjalan dengan baik,” terangnya.

Dominggus berharap lembaga eksekutif, legislatif dan MRPB terus berupaya menjaga kekompakan, terutama mendorong pelaksanaan program-program pro rakyat.

“Jika kita kompak,  maka semua program dan agenda kerja dapat berjalan dengan optimal,” tandasnya.

Secara terpisah, Wakil Gubernur Mohamad Lakotani mengimbau seluruh ASN Provinsi Papua Barat untuk menjaga kekompakan dan kebersamaan, termasuk kerja sama dan hubungan harmonis antara atasan (pimpinan) dan bawahan (staff). Menurutnya, kekompakan dan kerjasama itu dapat meningkatkan etos kerja.

“Saya mengajak seluruh ASN di daerah ini untuk terus meningkatkan etos kerja, supaya kedepanya program-program yang sudah dan yang akan direncanakan bisa berjalan dengan optimal,” pungkasnya.  (PB14)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: