Hermus : Desa Jadi Garda Terdepan Pembangunan

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Bupati Manokwari terpilih Hermus Indou mengatakan, desa merupakan garda terdepan dalam pembangunan di setiap daerah. Desa juga menjadi barometer dalam mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut.

“Karena itu strategi pembangunan dalam memberikan penguatan terhadap pemerintahan kampung melalui pengelolaan dana desa atau kampung harus terus dilakukan,” ujarnya ketika menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) PDI-Perjuangan ke-48 yang digelar di salah satu Hotel di Manokwari, Minggu, (10/1/2021).

Menurut dia, berdasarkan arahan yang disampaikan oleh Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri pada kesempatan tersebut, pihaknya akan siap mengejawantahkan dan menerapkannya dalam setiap kebijakan  dan strategi pembangunan daerah selama masa pemerintahan dirinya bersama Wakil Bupati pemenang Suksesi Pilkada Manokwari beberapa waktu yang lalu.

“Akan kita amankan dan implementasinya dalam program pembangunan lima tahun ke depan,” kata dia.

Hermus mengungkapkan, selain penguatan kampung melalui pemanfaatan dana kampung sebagai strategi pembangunan, pihaknya juga akan memperbaiki manajemen data yang ada saat ini agar menjadi terintegrasi secara baik. Perbaikan manajemen data tersebut harus bermuara pada keakuratan data dari daerah ke pusat yang keluar dari satu pintu.

“Jadi datanya harus data tunggal. Jangan sampai ada dua sampai tiga OPD yang mengelola data,” lanjut dia.

Dia mengungkapkan, forum data yang dikelola pemerintah daerah akan dioptimalkan guna memastikan pengintegrasian data tersebut. Data dimaksud meliputi pembangunan mulai dari kampung terutama jumlah penduduk dan potensi-potensi pembangunan di setiap kampung sehingga dapat dioptimalkan pengelolaannya.

“Kalau kita tahu potensinya, maka akan lebih mudah untuk mengelola pemanfaatan dana yang ada,” terang Hermus.

Dirinya juga menyinggung perihal transparansi pengelolaan dana desa atau kampung. Hal tersebut dapat dilakukan dengan upaya penguatan kapasitas tenaga pendamping desa/kampung agar dapat membantu pemerintah mengakselerasi program-program pembangunan kampung melalui dana desa/kampung yang ada.

“Kita berharap asistensi dari para pendamping kepada para aparat kampung dilakukan secara baik, sehingga transparansi itu menjadi hal yang penting dilakukan,” pungkasnya. (PB25)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Rabu 13 Januari 2021

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: