Januari-Maret 2021, Realisasi Dana Desa di Papua Barat Masih Rendah

MANOKWARI, PB News – Penyaluran dana desa dari Januari sampai 31 Maret 2021 di Provinsi Papua Barat, baru mencapai Rp67,85 miliar atau sekitar 4,37 persen dari total pagu sebesar Rp1,55 triliun.

Kepala Seksi PPA IIA Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Papua Barat Posma Amando Siagian mengatakan, rendahnya realisasi tersebut disebabkan banyak pemerintah daerah dan desa belum menyampaikan seluruh persyaratan penyaluran.

“Padahal, persyaratannya relatif sama sih dengan tahun 2020,” kata Posma saat dikonfirmasi Papua Barat News, Selasa (6/4/2021).

Ia menjelaskan, syarat agar dana desa tahap satu dapat dicairkan ke Rekening Kas Desa adalah peraturan bupati rincian dana desa setiap desa, peraturan desa APBDes, surat kuasa pemindahbukuan dan surat pengantar, serta daftar desa penyaluran sesuai hasil cetakan OM-SPAN (Online monitoring SPAN).

“Ada tiga tahap penyaluran dana desa yaitu 40 persen dari pagu untuk tahap pertama, 40 persen tahap kedua dan tahap ketiga 20 persen,” jelas dia.

Ia melanjutkan, lima dari 12 kabupaten telah menerima penyaluran dana desa tahap pertama yakni Teluk Bintuni mencapai Rp25,07 miliar, Teluk Wondama Rp14,89 miliar, Fakfak 10,96 miliar, Raja Ampat Rp8,60 miliar dan Kaimana Rp8,32 persen. Sedangkan kabupaten yang belum menerima penyaluran dana desa adalah Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak,  Tambrauw, Maybrat, Sorong Selatan, dan Sorong.

“Lima kabupaten sudah, sisa tujuh kabupaten yang belum karena mungkin belum lengkapi semua persyaratan,” ujar Posma.

Dia melanjutkan, jumlah desa dari lima kabupaten yang telah menerima penyaluran dana desa tahap pertama sebanyak 533 desa. Desa tersebut tersebar di Kabupaten Teluk Bintuni ada 115 desa, Teluk Wondama ada 75 desa, Fakfak sebanyak 142 desa, Raja Ampat sebanyak 117 desa, dan Kaimana ada 84 desa.

Dana desa 2021, kata dia, dibagi dalam tiga bagian yakni dana desa bantuan langsung tunai (BLT), non BLT, dan penangaan Covid-19

Untuk penanganan Covid-19, ada 450 desa dari lima kabupaten yang telah menerima penyaluran dengan nilai mencapai Rp36,54 miliar. Kemudian, realisasi non BLT mencapai Rp29,67 miliar yang telah disalurkan ke 124 kampung di dua kabupaten yakni Bintuni dan Teluk Wondama.

Sedangkan realisasi BLT dana desa baru mencapai Rp1,74 miliar dan baru tersalur untuk 76 kampung di Teluk Bintuni.

“Penyaluran non BLT itu 40 persen dari pagu dikurangi keperluan BLT dana desa lima bulan. Paling cepat Januari sudah disalurkan,” pungkas Posma.(PB15)

** Berita ini telah terbit di Harian Papua Barat News, edisi Kamis 8 April 2021**

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: